Rabu, 30 September 2020

Berdakwah Adalah Tugas Setiap Muslim

Berdakwah Adalah Tugas Setiap Muslim

Bandung, Swamedium.com — Allah SWT berfirman, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An Nahl [16] : 125)

Prinsip terbesar dalam dakwah adalah kita harus yakin bahwa yang kuasa memberi hidayah itu hanya Allah SWT. Jadi, jangan sampai kita merasa bahwa kitalah yang bisa mengubah orang. Karena sesungguhnya hanya Allah yang kuasa membolak-balik hati manusia.

Seorang penceramah tidak bisa membolak-balik hati jamaah untuk menerima atau menolak nasehat. Penceramah tersebut hanya bisa berikhtiar dan berdoa supaya ikhtiarnya diterima oleh Allah sebagai amal sholeh, dan Allah-lah yang kuasa membolak-balik hati siapapun yang Dia kehendaki.

Dakwah Adalah Ibadah

Bagi kita berdakwah adalah amal sholeh. Dakwah adalah ibadah. Perkara apakah nasehat yang disampaikan itu diterima atau tidak oleh yang mendengar, Allah-lah yang membolak-balik hati mereka.

Bagaimana supaya dakwah kita diridhai oleh Allah sehingga bisa menjadi jalan perubahan ke arah kebaikan baik bagi kita maupun bagi orang lain? Pertama, niat kita harus lurus, bahwa dakwah yang kita lakukan bukanlah untuk pamer kesholehan, bukan untuk pamer hapalan, ilmu, kepintaran dan wawasan. Bukan itu. Dakwah adalah bentuk pengabdian kita kepada Allah, bentuk syukur kita kepada Alloh yang telah mentakdirkan kita memiliki sedikit ilmu.

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh pahala sesuai dengan apa yang diantkannya itu,” (HR. Bukhari). Jadi, sekali lagi, niatkan berdakwah itu hanya dan untuk Allah SWT.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.