Senin, 28 September 2020

4 Meninggal Dunia, Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Terus Dilakukan di Lima Puluh Kota

4 Meninggal Dunia, Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Terus Dilakukan di Lima Puluh Kota

Limapuluhkota, Swamedium.com– Penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Kab. 50 Kota, Sumbar, pada Jum’at, 03 Maret 2017 Pkl. 19 WIB masih terus dilakukan.

Hujan deras yang turun sejak Kamis 2 Maret 2017, sampai saat ini mengakibatkan banjir di 12 titik di 7 Kecamatan dengan titik tertinggi dan terparah 1,5 meter di Kecamatan Pangkalan. Banjir ini dampak dari meluapnya sungai Maek.

Sementara Jalan Nagara yang menghubungkan Sumbar – Riau terputus karena ada 9 titik lokasi longsor di wilayah kecamatan Pangkalan, termasuk akses menuju kota Pangkalan yang terdampak banjir juga terputus seluruhnya di kabupaten Limapuluhkota. Setidaknya terdapat 13 titik longsor di area tersebut.

Musibah longsor tersebut menimpa 8 buah mobil di KM 17 Koto Alam, kecamatan Pangkalan, ruas jalan yang menghubungkan Sumbar – Riau. Dalam peristiwa ini diketahui 4 orang meninggal dunia. Pencarian dan evakuasi korban 8 mobil yang tertimpa longsor tersebut sampai saat ini masih terus dilakukan.

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Limapuluhkota bersama Polisi (Brimob), TNI, Basarnas, PLN, Dinas Sosial, Dinkes, dan relawan dari berbagai ormas berupaya membersihkan material longsor untuk dapat menuju kecamatan Pangkalan yang terdampak banjir.

BPBD limapuluhkota juga telah menghubungi BPBD kabupaten Kampar Riau untuk membantu penanganan banjir di kecamatan Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau namun tidak bisa dilakukan karena masih terhalang longsor. Sementara logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi belum bisa masuk ke wilayah Kecamatan Pangkalan karena terhalang 3 titik longsor besar yang masih harus dibersihkan.

Kondisi listrik dan komunikasi menjadi salah satu kendala. Pasalnya, PLN setempat mematikan arus listrik di beberapa wilayah yant terdampak banjir sehingga sulit berkomunikasi.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.