Jumat, 25 September 2020

Antisipasi Longsor, BPBD Kampar Siagakan Alat Berat di Perbatasan Riau-Sumbar

Antisipasi Longsor, BPBD Kampar Siagakan Alat Berat di Perbatasan Riau-Sumbar

Pekanbaru, Swamedium.com- Pasca longsor di Tanjung Balit, Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mulai bersiaga. Sejumlah sejumlah alat berat yang disiagakan di perbatasan Riau-Sumatera Barat guna mengantisipasi bencana longsor.

“Kita antisipasi 24 jam menjaga daerah rawan longsor di Rantau Berangin, Kampar. Eskavator, buldozer dan dump truck disiagakan dinas terkait di sana,” kata Kepala BPBD Kampar, Santoso, seperti dikutip antara, Jumat (3/3).

Seperti diketahui, tingginya curah hujan di perbatasan Riau dan Sumbar, telah membuat bencana longsor di sejumlah titik. Jumat (3/3) dinihari longsor terjadi di Tanjung Balit, Kecamatan Pangkalan. Bencana longsor itu telah membuat jalur lintas Riau-Sumbar jadi lumpuh.

Sementara, di Kampar, daerah rawan longsor berada di Dusun Rantau Berangin, Desa Merangin, Kuok. Lokasi tersebut dikenal sebagai lokasi yang cukup rawan bencana longsor mengingat kontur jalan berbatasan dengan tebing curam.

“Daerah rawan longsor yang harus diwaspadai di wilayah tersebut adalah KM 77 hingga KM 82,” kata Santoso lagi.

“Untuk itu kita juga siaga karena potensi longsor bisa juga terjadi di wilayah Kampar,” tambahnya. (*/d)

Foto: Longsor di Kecamatan Pangkalan Koto Baru telah membuat jalur lintas Riau-Sumbar lumpuh (ist)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.