Senin, 28 September 2020

Benarkah Gajah Tidur Sebentar Saja?

Benarkah Gajah Tidur Sebentar Saja?

Gaborone, Swamedium.com — Gajah liar Afrika tidur paling sebentar di antara mamalia menurut sebuah penelitian.

Beberapa ilmuwan meneliti dua gajah di Bostwana untuk mencari tahu lebih jauh bagaimana pola tidur alami hewan. Keduanya ialah gajah betina pemimpin kawanan.

Gajah di taman nasional tidur selama empat hingga enam jam setiap hari, tetapi gajah beristirahat hanya dua jam saja di lingkungan alami mereka, terutama pada malam.

Kadang-kadang gajah tidak tidur selama berhari-hari.

Saat itu, mereka bepergian dengan jarak yang jauh, mungkin untuk menghindari kawanan singa atau para pemburu gelap.

Mereka hanya mengalami tidur dengan gerak mata cepat (rapid eye movement, REM, setidaknya yang terjadi pada manusia) setiap tiga atau empat hari sekali.

Saat itu mereka tidur berbaring, bukan sambil berdiri.

Prof. Paul Manger dari Universitas Witwatersrand, Afrika Selatan, mengatakan bahwa itulah yang membuat tidur gajah unik.

“Gajah merupakan mamalian yang tidur paling sebentar–tampaknya berkaitan dengan tubuh besar mereka,” katanya kepada BBC News.

“Sepertinya gajah hanya bermimpi setiap tiga atau empat hari sekali. Mengingat bahwa memori gajah yang terkenal bagus, ini menimbulkan pertanyaan teoretis yang menghubungkan antara tidur REM dengan konsolidasi memori,” lanjutnya.

Untuk mencari tahu bagaimana kebiasaan tidur mereka di alam liar, Prof. Paul dan tim penelitinya menyiapkan pelacak kebugaran di bawah kulit belalainya.

Alat itu telah digunakan untuk merekam saat gajah tidur. Tanda mereka tidur ialah ketika belalainya telah diam selama lima menit atau lebih.

Kedua gajah tersebut dipasangkan giroskop juga untuk menaksir posisi tidur mereka.

Keduanya diamati selama lima pekan. Penelitian itu memberikan wawasan baru tentang pola tidur alami gajah.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.