Selasa, 29 September 2020

Sering Kalah Main Game dengan Anak Muda, Nenek Ini Ciptakan Aplikasi Game Lansia

Sering Kalah Main Game dengan Anak Muda, Nenek Ini Ciptakan Aplikasi Game Lansia

Jakarta, Swamedium– Di era ini, semua orang, mulai dari yang kecil hingga lansia, gadget atau telepon pintar bukanlah barang yang asing. Hanya masalahnya, bagi lansia, aplikasi game untuk mereka sangatlah sedikit.

Bertolak dari persoalan itu, Masako Wakamiya (81), seorang nenek di Jepang membuat sebuah aplikasi game untuk orang-orang lanjut usia.

“Kami sering kalah kalau main game kalau melawan anak muda, masalahnya pergerakan jari kita tak bisa mengimbangi kecepatan,” kata Wakamiya pada CNN.

Pensiunan bankir itu mengatakan dia sudah meminta banyak orang untuk membuat game khusus manula, tapi tak ada yang tertarik. Jadi, dia akhirnya turun tangan untuk membuat sendiri aplikasi untuk orang seusianya.

“Saya ingin membuat sebuah aplikasi yang seru supaya lansia tertarik main smartphone. Butuh sekitar setengah tahun untuk mengembangkannya.”

Dilansir antara, Wakamiya yang mulai menggunakan komputer di usia 60 saat dia harus tinggal di rumah dan mengurusi ibunya yang sudah tua, menemui kesulitan untuk bersosialisasi.

Dulu, komputer, menurutnya, tidaklah begitu ramah pengguna. Berbicara di ajang konferensi TEDx di Tokyo tahun 2014, Wakamiya yang masih tampak lincah itu menceritakan kembali bagaimana sulitnya dia memasang komputer, butuh tiga bulan baginya untuk mulai bisa memakai komputer sampai dia bisa online.

“Wajah saya penuh keringat dan air mata,” katanya.

Dia pun bergabung dengan “silver club” untuk belajar bagaimana cara menggunakan internet dan terkoneksi dengan warga lansia lainnya dalam jaringan.

“Saya bicara dengan banyak orang di silver club,” kata Wakamiya yang masih lajang dan tak punya anak itu.

Aplikasi buatannya, Hinadan adalah game di iOS berdasarkan festival tradisional Jepang, Hinamatsuri atau Hari Boneka yang dirayakan awal Maret. Selama Hinamatsuri, boneka hiasan yang melambangkan raja dan rombongannya didandani dalam pakaian tradisional dipamerkan dalam susunan tertentu.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.