Rabu, 21 Oktober 2020

GNPF MUI Bukan Gerakan Makar

GNPF MUI Bukan Gerakan Makar

Jakarta, Swamedium.com– Team Advokasi GNPF-MUI menggelar konferensi pers pada Jumat malam yang digawangi oleh Kapitra Ampera.

Konferensi pers diadakan di Ar Rahman Qur’anic Learning (AQL) Center, Jalan Tebet Utara I No.40, Jakarta Selatan, Jumat (3/3).

Konferensi pers ini digelar untuk menyampaikan sikap atas situasi perkembangan isu yang beredar di sebagian masyarakat, yang menyebutkan jika GNPF-MUI adalah sebuah gerakan yang akan melakukan tindakan inkonstitusional, berupaya untuk menggulingkan pemerintahan Joko Widodo.

“GNPF-MUI tidak mempunyai agenda seperti itu dan tidak mempunyai keinginan melakukan gerakan yang inkonstitusional, GNPF-MUI bukanlah gerakan yang menjatuhkan pemerintah yang sah, tapi merupakan gerakan moral dalam kasus penistaan agama,” kata Kapitra.

Kapitra menuturkan, bahwa semua aksi besar yang diadakan oleh GNPF-MUI, tuntutan yang di gunakan selalu konsisten dengan permasalahan penistaan agama yakni Ahok.

“Kami hanya menjaga fatwa MUI, kami melakukan aksi dari 411, 212, 112, hingga 212 jilid kedua semua itu tentang penistaan agama yang dilakukan Ahok,” ujarnya.

“Kita tidak pernah meminta pergantian Menteri, tidak pernah meminta pergantian presiden, kami hanya fokus pada permasalahan penistaan agama,” sergah Kapitra.

“Oleh sebab itu, kami hanya memberi tahu bahwa GNPF-MUI bukanlah gerakan yang membahayakan Negara ini,” ucapnya.

Perlu diketahui sebelumnya, isu yang berkembang di sebagian masyarakat mendeskreditkan GNPF-MUI sebagai gerakan makar, akan tetapi kenyataannya GNPF-MUI adalah sebuah gerakan yang berkomitmen menjaga serta mengawal fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap penistaan agama, di dalam gerakan ini terdapat pula ulama-ulama yang berkompeten, terbukti hadirnya GNPF-MUI mampu menyatukan umat Islam di tanah air. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.