Selasa, 29 September 2020

Ini Penyebab Rapat Pleno KPU DKI Molor

Ini Penyebab Rapat Pleno KPU DKI Molor

Jakarta, Swamedium.com– Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta untuk penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI putaran kedua sempat molor selama satu jam.

Terkait hal tersebut, pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat meninggalkan lokasi acara karena acara yang tidak kunjung dimulai.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan bahwa hal ini muncul karena adanya miskomunikasi. Sebabnya, pihak KPU DKI tidak tahu kalau paslon nomor dua sudah tiba, sehingga mereka menunggu kedatangannya.

“Ini masalah miskomunikasi saja. Sebenarnya tidak molor. Kami tidak tahu bahwa Pak Ahok dan Pak Djarot ternyata sudah datang. Kami cek di ruangan yang telah disiapkan tidak ada ternyata ada di ruangan lain,” kata Sumarno di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3).

Sumarno mengungkapkan, sebetulnya bagi para paslon sudah disediakan tempat khusus sebelum acara dimulai. Menurutnya, jika KPU DKI mengetahui Ahok sudah hadir, acara dapat langsung dimulai.

“Tadi saya datang dan tanya, apakah sudah hadir semua, katanya paslon nomor dua belum datang,” pungkas Sumarno. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.