Rabu, 03 Juni 2020

PLN Matikan Aliran Listrik ke Lokasi Bencana Pangkalan

PLN Matikan Aliran Listrik ke Lokasi Bencana Pangkalan

Padang, Swamedium.com – Korban banjir dan longsor, Jumat (3/3) malam hidup dalam kegelapan. Pasalnya, PLN mematikan aliran listrik ke lokasi bencana sejak siangnya.

“PLN memang mematikan jaringan di daerah yang terpapar banjir dan daerah yang longsor. Hal ini guna keamanan warga korban banjir terhadap arus listrik,” kata Kepala Bidang Kedaruratan Logisitik, BPBD Sumatera Barat, R Pagar Negara, seperti dikutip hariansinggalang.com, Sabtu (4/3)

Menurut Pagar, dampak dari matinya jaringan listrik ini membuat warga sulit berkomunikasi. Ditambah, lanjutnya, beberapa daerah mengalami kekosongan spot sinyal telekomunikasi.

“Ini berdampak pendataan warga yang terkena banjir, terutama di Kecamatan Pangkalan belum dapat dilakukan dengan maksimal karena belum dapat tembus ke lokasi,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dirangkum dari BPBD Limapuluh Kota, jalan negara yang menghubungkan Sumbar-Riau terputus karena ada 9 titik lokasi longsor di wilayah Kecamatan Pangkalan, termasuk akses menuju pusat Kecamatan Pangkalan juga terputus.

“Kita juga telah menghubungi BPBD Kabupaten Kampar, Riau untuk membantu penanganan banjir di Kecamatan Pangkalan dengan berusaha masuk melalui Riau tapi tidak dapat tembus juga karena terhalang longsor,” kata Kalaksa BPBD Limapuluh Kota, Nasriyanto.

Akibat longsor tersebut logistik dan bantuan perahu karet untuk evakuasi korban banjir belum bisa masuk ke wilayah Kecamatan Pangkalan karena terhalang tiga titik longsor besar yang sedang dibersihkan. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.