Selasa, 15 September 2020

Sempat Molor, Rapat Pleno KPU DKI Untuk Pilkada Putaran Kedua Hasilkan Empat Evaluasi

Sempat Molor, Rapat Pleno KPU DKI Untuk Pilkada Putaran Kedua Hasilkan Empat Evaluasi

Jakarta, Swamedium.com– Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno membuka rapat pleno penetapan pasangan calon gubernur dan cawagub DKI Jakarta putaran dua. Ikut dipaparkan pula evaluasi mengenai penyelenggaran pilkada putaran pertama.

“Pada putaran pertama kami melakukan evaluasi di internal kalangan penyelenggara, evaluasi yang melibatkan Bawaslu, evaluasi melibatkan pasangan calon,” ujar Sumarno dalam rapat pleno KPU DKI di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3).

Rapat pleno yang sempat molor satu jam tersebut menghasilkan empat evaluasi yang dilakukan KPU DKI Jakarta untuk pelaksanaan pilkada DKI putaran pertama. Keempat evaluasi tersebut adalah:

Pertama, peningkatan kualitas pilkada putaran dua terkait sumber daya manusia (SDM) dari tingkat provinsi, kota, kecamatan, kelurahan hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Kedua, terkait daftar pemilih. Menurut Sumarno KPU DKI sudah melakukan pemutakhiran data pada putaran pertama namun masih ada pemilih yang tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT).

Ketiga, evaluasi terkait logistik pilkada seperti ketersediaan surat suara sehingga pemilih bisa menggunakan hak pilihnya. Keempat, evaluasi terkait teknis penyelenggaraan distribusi C6.

Keempat, KPU DKI menyampaikan SK KPU DKI tentang pedoman pelaksanaan pemilihan gubernur-wagub putaran dua. SKI ini akan disosialisasikan ke tim dari pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Untuk evaluasi pertama, Sumarno mengatakan,”evaluasi mencakup tiga hal yang pertama terkait integritas, netralitas dan terkait profesionalitas.”

Sedangkan pada poin kedua, “evaluasi ini menjadi hal serius untuk penyempurnaan putaran dua, kami memastikan seluruh warga DKI Jakarta bisa memilih, nantinya hak konstitusional mereka bisa difasilitasi,” lanjut Sumarno.

Selain itu pemahaman penyelenggara terhadap regulasi menjadi perhatian yang sangat serius,” pungkas Sumarno. (ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.