Kamis, 17 September 2020

Banjir Pangkalan Surut, Warga Kesulitan Air Bersih

Banjir Pangkalan Surut, Warga Kesulitan Air Bersih

Pangkalan, Swamedium.com— Banjir yang melanda kawasan Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota, Sumbar, Jumat (3/3) kemarin, mulai surut. Warga sudah banyak yang kembali ke rumah masing-masing dari lokasi pengungsian.

“Banjir sudah surut. Sejak Minggu pagi, mereka sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, di Payakumbuh, Minggu (5/3) siang, seperti dikutip antara.

Disebutkan, warga mulai membersihkan rumah dari lumpur akibat bencana tersebut. Selain itu mereka juga menjemur kasur serta pakaian yang basah dan kotor akibat banjir tersebut.

Namun yang jadi masalah sekarang ini adalah, pasca banjir, warga Pangkalan kesulitan mendapatkan air bersih. Biasanya, warga mengambil air dari air sungai yang jernih dan dari mata air pegunungan. Sekarang, sumber air warga itu sudah berubah warna kecoklatan.

“Airnya warna coklat, kami tidak bisa memakai untuk minum, termasuk untuk mencuci baju yang terendam lumpur,” kata salah seorang warga.

“Terpaksa barang-barang yang basah dijemur dulu, belum bisa dibersihkan karena air yang biasa kami gunakan kotor,” ungkap warga lain.

Untuk pemenuhan air bersih warga, Pemkab Limapuluh Kota sudah mendistribusikan truk pengangkut air ke pemukiman warga di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

“Kami distrbusikan satu truk perhari dengan kapasitas 5000 liter,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Payakumbuh, Idris. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.