Rabu, 30 September 2020

Masa Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Kabupaten Lima Puluh Kota Selama 7 Hari

Masa Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Kabupaten Lima Puluh Kota Selama 7 Hari

Tim-SAR gabunga sedang mencari korban lain longsor di kecamatan pangkalan

Jakarta, Swamedium.com– Percepatan penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak 3 Maret 2017 di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat masih terus dilakukan.

Hujan lebat yang turun terus menerus menyebabkan Sungai Sumpur meluap dan longsor di tebing dan perbukitan. Sebanyak 8 kecamatan dan 13 nagari terdampak langsung dari banjir dan longsor yang meliputi Kecamatan Pangkalan, Kapur IX, Mungka, Harau, Payakumbuh, Lareh Sago Halaban, Sulikik, dan Empat Barisan.

Hingga Sabtu (4/3) sore korban jiwa akibat longsor di Kabupaten Limapuluh Kota adalah 5 orang meninggal dunia yaitu Doni Fernandes(31), Teja (19), Yogi Saputra (23), Muklis alias Ujang (45), dan Karudin (25). Dua orang luka berat yaitu Syamsul Bahri (22) dan Candra (42).

Rilis yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan ratusan rumah terendam banjir seperti di 150 rumah di Jorong Ranah Pasar, 50 unit rumah di Jorong Ranah Baru, 50 unit rumah di Jorong Abai. Lima dusun terisolir. Jalan nasional penghubung Sumatera Barat – Riau putus. Di kelok 17 terdapat 4 titik longsor. Delapan mobil tertimpa longsor di Km 17 Koto Alam.

Tim Reaksi Cepat BNPB sudah berhasil tiba di lokasi bencana. Bupati Kabupaten Limapuluh Kota telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari yaitu 3-9 Maret 2017.

Sementara tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota bersama TNI, Polri, Basarnas, PLN, Dinas Sosial, Dinkes, dan relawan telah berhasil menjangkau Kecamatan Pangkalan yang terdampak banjir. Pencarian dan evakuasi korban dari 8 unit mobil yang tertimpa longsor di KM 17 Koto Alam Kecamatan Pangkalan masih terus dilakukan. Kondisi mobil yang sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi rusak berat.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.