Selasa, 26 Oktober 2021

Kasus Korupsi e-KTP, KPK Dalami Peran Nama-nama Yang Ada Dalam Dakwaan

Kasus Korupsi e-KTP, KPK Dalami Peran Nama-nama Yang Ada Dalam Dakwaan

Jakarta, Swamedium.com– Mengenai kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, Juru bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah menyatakan, KPK tidak hanya membicarakan nama-nama yang ada dalam dakwaan.

Banner Iklan Swamedium

“Terkait nama-nama yang akan disebutkan nanti, pada 9 Maret nanti kami akan buka pada proses dakwaan. Kami tentu tidak hanya bicara soal nama-nama yang ada di dakwaan tetapi lebih kompleks dari itu, ada nama-nama, peran, dan posisi yang bersangkutan dalam rentang waktu proyek KTP-E yang akan kami sidik,” kata Febri di gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta (6/3).

Ia menegaskan, bahwa sampai saat ini KPK belum pernah menyebut nama siapapun yang akan muncul dalam dakwaan nanti.

“Bahwa ada sejumlah saksi yang diperiksa, ya, lebih dari 200 saksi yang diperiksa. Di antara para saksi tersebut ada 23 orang anggota DPR yang kami panggil juga meskipun tidak semuanya hadir. Anggota DPR yang hadir sekitar 15 orang dalam proses pemeriksaan dalam penyidikan,” ujar Febri.

Ia juga menjelaskan, KPK melakukan pendalaman kasus yang di lakukan oleh penyidik KPK butuh proses, proses penyidikan tersebut melibatkan DPR bersama dengan Pemerintah.

“Kemudian dalam tahap pengadaan juga ada indikasi pengkondisian pengadaan dan pengkondisian pemenang yang akan kami ungkapkan juga dalam dakwaan termasuk indikasi adanya aliran dana pada pihak-pihak tertentu dan kami berharap publik juga ikut mengawasi proses persidangan,” jelas Febri.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Dalam perkara KTP-E sudah ada dua tersangka yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Sugiharto.

Keduanya sudah mengajukan diri sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang membantu penegak hukum untuk membongkar perbuatan pidana.

Terdapat tokoh-tokoh besar yang pernah diperiksa sebagai saksi perkara ini di KPK, antara lain adalah Ketua DPR Setya Novanto yang juga menjadi ketua fraksi Partai Golkar periode 2011-2012, mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004-2009 dan 2009-2013 Ganjar Pranowo, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR M Jafar Hafsah, mantan pimpinan Komisi II DPR dari fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Komisi II sejak 2009 hingga Januari 2012 Chairuman Harahap, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan sejumlah anggota DPR lain. (JM)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita