Senin, 26 Juli 2021

Pangeran Alwaleed, Konglomerat Terkaya Arab Saudi yang Ikut ke Indonesia

Pangeran Alwaleed, Konglomerat Terkaya Arab Saudi yang Ikut ke Indonesia

Foto: Pangeran Alwaleed, konglomerat-Arab Saudi (foto: ist)

Jakarta, Swamedium.com– Sejumlah pangeran dari Arab Saudi akan datang ke Indonesia bersama rombongan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Kedatangan mereka dalam rangka mempererat silaturahmi dan kerja sama investasi. Selain sang raja, para pangeran ini juga doyan berinvestasi di berbagai negara. Salah satunya adalah Pangeran Alwaleed bin Talal.

Banner Iklan Swamedium

Alwaleed adalah anak dari Pangeran Talal bin Saud, cucu langsung dari mendiang Raja Abdulaziz bin Saud yang mendirikan Kerajaan Arab Saudi. Jadi Alwaleed ini adalah keponakan dari Raja Salman yang saat ini berkuasa. Ayahnya Alwaleed, Pangeran Talal, merupakan anggota keluarga kerajaan yang kontroversional dan sempat diasingkan ketika ada reformasi di keluarga Arab Saudi.

Alwaleed sempat mengenyam pendidikan di Menlo College, California, Amerika Serikat (AS) sebelum mendirikan Kingdom Holding Company (KHC). Pria yang sudah kawin-cerai tiga kali ini jadi sarjana bisnis pada 1979, kemudian pulang kampung dan merintis bisnis sendiri.

Bisnis pertama yang digelutinya adalah di sektor properti, melalui jual-beli tanah. Lambat laun ia mulai melebarkan sayapnya sambil mendiversifikasi bisnisnya ke sektor-sektor lain.

Kepiawaiannya dalam berinvestasi membuat Alwaleed mendapat julukan Warren Buffet dari Timur Tengah. Sebab, di tengah booming harga minyak pada tahun 1970-an hingga 1980-an, Alwaleed memilih untuk berbisnis di sektor lain dan jeli melihat peluang investasi.

Mantan suami Ameera Al-Taweel ini juga berhasil mereformasi Saudi Commercial Bank yang akan bangkrut menjadi bank nomor satu di Timur Tengah setelah dimergerkan dengan Saudi Cairo Bank dan SAMBA. Alwaleed merupakan orang terkaya di Arab Saudi dengan harta US$ 28 miliar (Rp 372 triliun) di akhir 2016 berdasarkan data Forbes seperti dikutip, Selasa (28/2/2017).

Selain terkaya, Alwaleed juga terkenal paling gaul. Melalui perusahaan investasinya, Kingdom Holding, Alwaleed berinvestasi di sejumlah perusahaan teknologi masa kini seperti Twitter, eBay, Lyft, Apple, dan lain-lain. Portofolio investasinya juga sarat dengan perusahaan-perusahaan yang kekinian, seperti Marvel Comics, Hotel Four Seasons, Citigroup, Coca-Cola, PepsiCo, McDonald’s, dan lain-lain.

Hal ini sangat bertolak belakang dengan portofolio bisnis Kerajaan Arab Saudi yang mayoritas mengandalkan penjualan minyak dunia ke berbagai negara. Berkat kegaulannya itu Alwaleed bisa meraup keuntungan besar dan menjadi orang terkaya di Arab Saudi. Pada 2013 silam, ia pernah protes ke Majalah Forbes karena tidak masuk 10 besar orang terkaya dunia.

Alwaleed menganggap Forbes salah menghitung jumlah harta kekayaannya. Ia pun meminta namanya dihapus saja dari daftar tersebut karena hanya masuk di 20 besar alias di posisi 19. Sementara Forbes mengaku sangat independen dalam menghitung kekayaan dan aset pada miliuner yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia tersebut.

Salah satu bukti kekayaan pangeran Al-Waleed adalah menjadi pelopor pembangunan gedung tertinggi dunia yaitu Kingdom Tower. Tinggi gedung pencakar langit ini mencapai 3.280 kaki. Menurut data terakhir, gedung ini akan lebih tinggi 568 kaki dari gedung tertinggi saat ini yaitu Burj Khalifa di Dubai. Gedung milik Pangeran ini direncanakan akan selesai pada 2018 mendatang. (*/ls)

Sumber: Ngelmu

Banner Iklan Swamedium

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita