Senin, 14 September 2020

Pernyataan Direktur Danamon Terkait Aksi Karyawan Danamon di Surabaya

Pernyataan Direktur Danamon Terkait Aksi Karyawan Danamon di Surabaya

Foto; Logo Bank Danamon. (foto: ist)

Surabaya, Swamedium.com– Serikat Pekerja (SP) Bank Danamon menggelar aksi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Jatim di Surabaya, Kamis (9/3). Mereka menuntut agar Dirut Bank Danamon SNG Seow Wah dicopot dari jabatannya karena telah menelantarkan karyawan yang berdampak pada PHK massal terhadap 10 ribu karyawannya di seluruh Indonesia.

Terkait dengan aksi tersebut, pihak Bank Danamon menyampaikan pernyataannya melalui Heriyanto Agung Putra, Direktur Bank Danamon. Dalam pernyataan yang dikirimkan melalui surat elektronik kepada swamedium.com, menyebutkan bahwa Bank Danamon menyayangkan penyampaian aspirasi tersebut karena belum sejalan dengan upaya komunikasi yang dibangun.

Baca Juga: Tak Diberi Pesangon Layak, Karyawan Bank Danamon Tuntut Dirut Bank Dicopot

Adapun pernyataan Direktur Danamon terkait aksi karyawan Bank Danamon di Surabaya, selengkapnya adalah sebagai berikut:

Pernyataan dari Bapak Heriyanto Agung Putra, Direktur Danamon terkait aksi Serikat Pekerja Danamon di Surabaya hari ini (9 Maret 2017).

· Kami sampaikan bahwa kami menerima surat pemberitahuan pada hari Kamis, 9 Maret 2017 terdapat aksi penyampaian aspirasi mengatasnamakan Serikat Pekerja Danamon Jawa Timur kepada manajemen Danamon.

· Seluruh kegiatan operasional perbankan Danamon, termasuk cabang Gubernur Suryo Surabaya dan cabang-cabang Danamon lainnya, tetap berjalan secara normal untuk melayani masyarakat dan nasabah dengan sebaik-baiknya. Selain melalui cabang, nasabah juga dapat melakukan transaksi perbankan melalui Danamon Online Banking, aplikasi D-mobile, SMS banking, dan jaringan ATM Danamon.

· Manajemen Danamon menghargai hak pekerja dan Serikat Pekerja untuk menyampaikan aspirasi sepanjang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

· Akan tetapi kami menyayangkan penyampaian aspirasi tersebut karena belum sejalan dengan upaya komunikasi yang dibangun, dengan difasilitasi oleh pihak Otoritas yang berwenang, guna memastikan penyelesaian hak-hak normatif yang diberikan oleh UU No. 13/2003 kepada pekerja.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.