Kamis, 01 Oktober 2020

Tak Diberi Pesangon Layak, Karyawan Bank Danamon Tuntut Dirut Bank Dicopot

Tak Diberi Pesangon Layak, Karyawan Bank Danamon Tuntut Dirut Bank Dicopot

Foto: Unjuk rasa karyawan Bank Danamon di OJK Surabaya. (foto; Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com– Serikat Pekerja (SP) Bank Danamon menggelar aksi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Jatim di Surabaya, Kamis (9/3). Mereka menuntut agar Dirut Bank Danamon SNG Seow Wah dicopot dari jabatannya karena telah menelantarkan karyawan yang berdampak pada PHK massal terhadap 10 ribu karyawannya di seluruh Indonesia.

”Dia orang asing yang menelantarkan karyawan Bank Danamon. Banyak kebijakannya yang merugikan karyawan yang berujung adanya PHK massa,”ungkap Ketua SP Bank Danamon Abdoel Moedjib disela-sela aksi, Kamis (9/3).

Tak hanya itu, kata Abdoel Moedjib, SNG SeowWah telah melarang karyawan untuk menjalankan ibadah saat jam istirahat.”Bahkan kami berdoa bersama saja dilarang. Ini jelas pelanggaran hak asasi manusia,”jelasnya.

Abdoel Moedjib mengatakan ironisnya, saat melakukan PHK massal terhadap karyawannya, pihak manajemen yang mengaku diperintah oleh Dirut Bank Danamon bukan melalui keputusan manajemen melainkan melalui SMS.”Di PHK melalui SMS dan tidak diberi pesangon yang sesuai. Ini jelas pelanggaran yang dilakukan manajemen,”sambungnya.

Sebenarnya pihak manajemen dan SP Bank Danamon, lanjut Moedjib sudah berulang kali bertemu baik bertemu langsung ataupun difasilitasi oleh Menaker ataupun pihak DPR RI.”Namun, pihak manajemen melakukan pelanggaran sendiri,”jelasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut pihak SP Bank Danamon mengeluarkan beberapa tuntutan antara lain Hentikan PHK massal, Kembalikan uang cuti karyawan, Kembalikan Benefit Asuransi, Hentikan praktek perbudakan antara lain lembur tidak dibayar dan tolak outsourcing. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.