Kamis, 24 September 2020

Ini Solusi Anies-Sandi Atasi Kemacetan di Jakarta

Ini Solusi Anies-Sandi Atasi Kemacetan di Jakarta

Foto: ilustrasi lalu lintas Jakarta (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Kemacetan lalu lintas di Jakarta menyebabkan perjalanan warga dari pinggiran Jakarta menuju tempat kerja di pusat kota Jakarta menjadi tidak efektif dan efisien.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini warga Jabodetabek bisa meninggalkan rumah 14-16 jam dalam sehari.

Lamanya durasi meninggalkan rumah tak lepas dari lamanya waktu perjalanan menuju lokasi kerja, terutama dari daerah penyangga ke pusat kota Jakarta. Rentang waktu tersebut jika dihitung dengan nyata maka bisa dibilang waktu berangkat pukul 05.00 dan sampai di rumah kembali jam 20.00 WIB.

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno mempunyai solusi mengatasi kemacetan di Jakarta. Paslon yang diusung Partai Gerindra dan PKS ini menawarkan program kerja yang disebut “Transportasi Terintegrasi”. Bagaimana program kerja tersebut? Begini yang diuraikan pada laman jakartamajubersama.com :

1. Menyambungkan seluruh angkutan umum bertrayek dengan tiket terusan. Misalnya sekali jalan masyarakat hanya bayar Rp. 5000, sudah bisa naik transjakarta, kopaja, metromini, dan angkutan umum. Prinsipnya, transportasi terjangkau untuk seluruh warga Jakarta.

2. Menyediakan sekolah pengemudi angkutan umum agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menata transportasi tidak hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi harus membangun SDM-nya.

3. Bekerja sama dengan PT KAI menata kawasan di sekitar stasiun. Layanan kereta yang baik tidak didukung fasilitas pejalan kaki, pesepeda dan angkutan pengumpan di sekitar stasiun, sehingga belum membuat nyaman pengguna angkutan umum dan warga sekitarnya.

4. Menata dan membina pengemudi angkot dan ojek untuk meningkatkan aspek keselamatan. Saat ini pemprov masih menganggap ojek sebagai angkutan ilegal. Padahal ojek sangat dibutuhkan masyarakat. Perlu ada kebijakan transisi mengatasi kesenjangan ini mengingat 75% kasus kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.