Jumat, 25 September 2020

Skandal e-KTP: Merasa Terhina, Marzuki Alie Balik Lapor Ke Polri

Skandal e-KTP: Merasa Terhina, Marzuki Alie Balik Lapor Ke Polri

Foto: Marzuki Alie balik lapor ke Polri karena merasa terhina namanya disebut terlibat kasus e-KTP (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie membantah kalau dirinya disebut ikut terlibat dalam skandal mega proyek pengadaan e-KTP.

“Ini kan terus terang saya punya keluarga, sahabat, anak didik kan jelas ini telah mendzalimi, menghina saya secara pribadi. Kehormatan saya betul-betul terhina,” kata Marzuki di Mabes Polri, Jakarta Pusat, Jumat (10/3).

Akibat polemik kasus e-KTP, Marzuki melaporkan Agustinus alias Andi Narogong pengusaha yang ditunjuk langsung menjadi pemenang lelang dalam proyek e-KTP ke Mabes Polri. Dan dua terdakwa lainnya, yakni Irman dan Sugiharto, mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri, juga turut dilaporkan.

“Pertama di dalam dakwaan itu saudara Andi Narogong melapor kepada tersangka dua (Sugiharto) bahwa dia akan membagikan uang sebanyak Rp520 Miliar. Kepada tersangka dua yang akan dibagikan kepada satu dua tiga termasuk nama saya. Nah oleh tersangka dua, didalam dakwaan dilaporkan ke tersangka satu (Irman). Tersangka satu menyetujui, artinya apa, ketiganya ini mengetahui tindakan yang melakukan pencemaran nama baik,” terang Marzuki merincikan.

Ketiganya dilaporkan Marzuki ‎dengan Pasal 310, 311, 317 KUHP dan Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1.

“Saya siap jadi saksi, tapi disini tidak ada peristiwanya. Di dalam pengaduan itu hanya keterangan. Jadi keterangan si Andi Narogong melaporkan kepada tersangka dua akan membagikan uang,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.