Jumat, 25 September 2020

Erupsi Gunung Sinabung Belum Berhenti, Tadi Pagi Letusan Kembali Terlihat

Erupsi Gunung Sinabung Belum Berhenti, Tadi Pagi Letusan Kembali Terlihat

Foto: Erupsi gunung Sinabung terus terjadi sejak tahun 2010 (ist)

Medan, Swamedium.com- Hampir tujuh tahun lamanya, erupsi Gunung Sinbaung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara belum juga berakhir. Sabtu (11/3) dinihari, Pos Pemantauan Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mencatat adanya erupsi.

“Hingga pagi ini saja, sudah dua kali erupsi,” kata Ardi, staf Pos Pemantauan Gunung Sinabung seperti dikutip Antara, Sabtu (11/3).

Erupsi pertama terjadi pada pukul 02.14 WIB, tetapi ketinggian kolom abu vulkaniknya tidak terpantau akibat tertutup kabut. Erupsi kedua terjadi pada pukul 07.10 WIB dengan ketinggian semburan abu vulkanik hingga 2.800 meter.

Namun dalam dua erupsi pada Sabtu pagi itu tidak mengeluarkan awan panas yang dapat mengancam keselamatan jiwa manusia.

Gunung Sinabung dinyatakan menjadi gunung aktif pada 29 Agustus 2010, ketika gunung ini meletus untuk pertama kalinya.

Dini hari sekitar pukul 00.15 WIB gunung Sinabung mengeluarkan lava. Status gunung ini dinaikkan menjadi Awas. Dua belas ribu warga disekitarnya dievakuasi dan ditampung di 8 lokasi.

Gunung ini terus meletus dan menyebabkan kerugian baik korban jiwa maupun material. Berbagai usahapun dilakukan Pemerintah untuk meminimaisis korban bencana alam ini.

Sampai saat ini BNPB dan PVMBG masih menetapkan zona merah sekitar radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung. Untuk sektor tertentu, PVMBG memperluas radius berbahaya. Seperti di sektor selatan-tenggara, zona merahnya ditetapkan hingga 7 km, sektor tenggara-timur 6 km, dan sektor utara-timur laut 4 km.

Penambahan radius zona merah tersebut diberlakukan karena sektor itu sering dilintasi awan panas yang keluar dari erupsi Gunung Sinabung. (*/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.