Selasa, 29 September 2020

Apakah yang Perlu Anda Ketahui tentang Program Peretasan CIA?

Apakah yang Perlu Anda Ketahui tentang Program Peretasan CIA?

Ilustrasi: Smart Tv Samsung. (Raysonho/Wikipedia)

Washington, Swamedium.com — WikiLeaks, situs web yang berspesialisasi dalam mengungkapkan rahasia, merilis ribuan dokumen yang menggambarkan diskusi-diskusi internal CIA dari teknik peretasan yang dilakukan sejak 2013 hingga 2016. WikiLeaks memperdaya keamanan perangkat elektronik untuk memata-matai.

Pejabat Amerika Serikat (AS) berkata, Rabu (8/3), pekerja kontrak CIA kemungkinan besar sebagai sumber kebocoran.

Berikut ini sejumlah pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh para pengguna gawai-gawai, seperti smart phone dan smart tv, beserta jawabannya:

Pertanyaan (P): Berapa banyak kerentanan yang digambarkan dalam dokumen WikiLeaks masih terbuka untuk dieksploitasi oleh para peretas atau mata-mata?

Jawaban (J): Tidak ada jawaban definitif dalam dokumen yang menggambarkan teknik penyerangan, tetapi kerap tidak memberikan detail yang cukup bagi para penjual peralatan dan perangkat lunak, sehingga mereka mengerti dengan baik bagaimana produk mereka ditargetkan.

Pembaruan perangkat lunak telah mengatasi banyak kekurangan itu, tetapi tidak jelas berapa sisanya.

P: Apa yang kita pelajari tentang program peretasan CIA?

J: WikiLeaks mempublikasikan dokumen-dokumen yang menggambarkan peralatan CIA untuk meretas gawai-gawai, termasuk telepon seluler, komputer, dan televisi terkini (smart tv).

P: Bagaimana Anda dapat meretas Tv?

J: WikiLeaks mengidentifikasi sebuah proyek yang disebut Weeping Angel, yang dikembangkan oleh agensi intelijen AS dan Inggris, untuk mengambil alih smart tv Samsung yang bermikrofon, memaksanya merekam percakapan ketika gawai itu tidak sedang menyala. Para pakar menjelaskan bahwa smart tv dan gawai-gawai yang lain yang terkoneksi dengan internet dapat dieksploitasi untuk memonitor target.

P: Apakah berbagai pemberitahuan itu baru?

J: Detail-detail yang spesifik itu baru, sangat dikenal di komunitas keamanan siber bahwa agensi-agensi intelijen senantiasa berusaha memanfaatkan kelemahan pada produk-produk teknologi untuk melakukan spionase.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.