Kamis, 24 September 2020

Banjir Landa Kawasan Konservasi Buluh Cina Riau, 2 Gajah Diungsikan

Banjir Landa Kawasan Konservasi Buluh Cina Riau, 2 Gajah Diungsikan

Pekanbaru, Swamedium.com— Pasca dibukanya lima pintu air waduk PLTA Koto Panjang kea rah Sungai Kampar seminggu lalu, mengakibatkan kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar dilanda banjir. Dua ekor gajah jinak yang berada di TWA yang juga kawasan konservasi diungsikan ke tempat lebih tinggi.

“Dua gajah telah kami relokasi ke tempat yang lebih tinggi tidak jauh dari kawasan konservasi,” kata Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau Mulyo Hutomo seperti dikutip antaranews, Jumat (10/3).

Ketinggian air di lokasi kawasan konsrvasi itu lebih dari setengah meter. Ke dua ekor gajah itu diungsikan ke atas perbukitan di dalam areal itu juga.

“Ada perbukitan di sekitar kawasan itu, dan kita telah pindahkan ke sana,” ujarnya.

Pasca diungsikan, BBKSDA Riau memastikan ke dua ekor gajah itu dalam kondisi sehat. Di tempat yang baru tersebut, petugas sudah menyiapkan makanan yang cukup. Rencananya, Minggu (12/3) ini tim medis akan memeriksa kesehatan dua ekor gajah jinak itu.

“Tenaga medis BBKSDA Riau segera memeriksa kesehatan gajah pascabanjir,” ujar Mulyo Hutomo. (*/d)

Foto: Dua ekor gajah jinak yang berada di areal konservasi Taman Wisata Alam Buluh Cina, Kab.Kampar diungsikan saat lokasi ini dilanda banjir. (ist)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.