Rabu, 30 September 2020

Cadangan Devisa Indonesia Naik

Cadangan Devisa Indonesia Naik

Jakarta, Swamedium.com – Semua negara penting memiliki cadangan devisa guna melakukan transaksi pembayaran di luar negeri. Posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir Februari 2017 tercatat sebesar US$119,9 miliar, lebih tinggi  2,58% dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2017 yang sebesar US$116,9 miliar.

Peningkatan tersebut, terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa, antara lain berasal dari penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas. Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo.

Direktur Eksekutif BI Tirta Segara dalam siaran persnya mengemukakan bahwa posisi cadangan devisa per akhir Februari 2017 tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Sementara itu, jenis Devisa yang paling sering digunakan dan diakui oleh dunia Internasional adalah Valuta Asing (Forex), emas batangan dan surat berharga yang berlaku untuk pembayaran internasional. Sedangkan, valuta Asing atau Valas yang diterima oleh hampir semua negara di seluruh dunia ini adalah Mata Uang Amerika Serikat yaitu US Dollar .

Adapun negara yang saat ini tercatat memiliki cadangan devisa terbesar di dunia adalah China dengan nilai US$3,89 triliun posisi tahun 2015. China juga merupakan negara yang memiliki nilai ekspor terbesar di dunia yaitu US$ 2,34 triliun. Peringkat kedua adalah Jepang dengan cadangan devisa US$1,25 triliun pada April 2015 dan Arab Saudi di peringkat ketiga dengan cadangan devisa mencapai US$686 miliar. Sedangkan Indonesia menduduki urutan ke-20 dengan  nilai cadangan devisa sebanyak US$ 110 miliar (per Mei 2015). (maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.