Rabu, 30 September 2020

Demo Tolak Pabrik Semen, Jokowi Dituntut Batalkan Ijin Pabrik

Demo Tolak Pabrik Semen, Jokowi Dituntut Batalkan Ijin Pabrik

Foto: Unjuk rasa menolak Pabrik Semen di depan Istana, Rabu (15/3). (Nael/Ucuy/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Petani pegunungan Kendeng dan beberapa daerah lainnya seperti Rembang, Pati, Gerobokan, dan Blora melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut ditariknya regulasi peraturan yang dibuat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang izin lingkungan PT Semen Indonesia (PTSI) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

“Regulasi baru yang dibuat oleh Gubernur Ganjar tersebut secara hukum itu berada di bawah Undang-Undang Dasar dan Pancasila yang sudah melandasi kemenangan mereka yang ada di Mahkamah Agung (MA) itu,” kata Sandyawan, di Kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (15/3).

Petani yang melakukan aksi demo ini menuntut untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dengan harapan aspirasi dan keinginannya dikabulkan oleh Presiden.

“Kami ingin pemerintah menutup pabrik semen dan tambang-tambang. Kami tidak ketemu Presiden enggak apa-apa yang penting pabrik ditutup,” ungkap Eko, salah satu peserta aksi demo.

Perlu diketahui, pada bulan Oktober 2016 MA memenangkan gugatan petani pegunungan Kendeng. Kemenangan itu membuat izin lingkungan buatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dicabut.

Namun pada bulan Februari 2017 Ganjar kembali menerbitkan izin lingkungan pendirian pabrik semen PTSI. (dip/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.