Minggu, 20 September 2020

Jokowi Undang Investor Korea Investasi di Sektor Ekonomi Kreatif

Jokowi Undang Investor Korea Investasi di Sektor Ekonomi Kreatif

Foto: Presiden RI Joko Widodo. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengundang investor Korea untuk berinvestasi di Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yang memiliki potensi yang tak kalah menjanjikan dibandingkan investasi di produk-produk berbasis teknologi tinggi.

Sebagai negara investor terbesar ketiga di Indonesia, Korea Selatan turut berkontribusi dalam tumbuhnya sektor industri di Tanah Air. Oleh karena itu, selain terus meningkatkan investasi di sektor tersebut, Presiden Joko Widodo mengajak para investor dari negeri ginseng itu untuk berinvestasi di sektor lain yaitu di bidang ekonomi kreatif dan pariwisata. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Chosun Ilbo Indonesia-Korea Business Summit, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 14 Maret 2016.

“Perusahaan-perusahaan Korea telah berkontribusi besar kepada sektor industri kita, industri baja dan petrokimia. Dan, Korea memiliki pabrik sepatu dan tekstil yang mempekerjakan lebih dri 900.000 pekerja Indonesia. Sekarang saya undang anda untuk mengambil langkah berikutnya, yaitu di bidang ekonomi kreatif dan pariwisata,” kata Presiden Jokowi, dalam siaran persnya.

Menurut Presiden, meskipun saat ini kita tengah berada di dalam era revolusi industri keempat, dimana hampir semua barang diproduksi dengan berbasis teknologi, namun produk dengan “sentuhan tangan” dengan unsur humanis masih menjadi suatu hal yang penting.

“Di era seperti sekarang ini, masyarakat kita akan beralih ke sesuatu hal yang dapat memberikan mereka pengalaman, petualangan yang dapat menciptakan kenangan. Untuk itu, ekonomi kita juga harus lebih condong ke sektor jasa, seperti pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujarnya lebih lanjut.

Dalam hal tersebut, Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk berinvestasi. Presiden mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan dalam hal budaya, tradisi, dan berbagai jenis kerajinan. “Dalam hal seni, kita memiliki kekayaan bakat terutama di sektor industri kreatif,” ungkap Presiden.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.