Sabtu, 23 Mei 2020

KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Gedung IPDN Rokan Hilir

KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Gedung IPDN Rokan Hilir

Foto: KPK telah menetapkan 3 orang tersangka korupsi Gedung IPDN Rokan Hilir. (ilustrasi)

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga tersangka dugaan korupsi terkait proyek pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kabupaten Rokan Hilir, Riau tahun anggaran 2011.

Tiga tersangka tersebut adalah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekjen Kementerian Dalam Negeri Dudy Jocom, Kepala Divisi Gedung PT Hutama Karya (Persero) Budi Rahmat Kurniawan, dan Senior Manajer Pemasaran PT Hutama Karya (Persero) Bambang Mustakim.

Juru bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah mengatakan, bahwa dalam kasus ini negara telah di rugikan sebesar Rp 34 Miliar.

“Ketiga tersangka diduga menyalahgunakan wewenang dalam proyek pembangunan kampus IPDN tahap dua dengan nilai proyek sekitar Rp91,62 miliar,” kata Febri di gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta, Rabu (15/3).

Penetapan tersangka, Febri memaparkan, berawal dari pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kampus IPDN di Kabupaten Agam Sumatera Barat pada tahun 2016 dan majelis hakim telah memvonis terdakwa Budi dengan penjara 3.5 tahun.

“Salah satu tersangka BRK (Budi) juga pernah diproses tahun 2014 terkait kasus korupsi proyek pembangunan diklat pelayaran Kabupaten Sorong tahap tiga dengan indikasi kerugian Rp24,4 miliar,” ujar Febri.

Atas perbuatannya, ketiga orang itu disangka dengan pasal 2 ayat 1 atau 3 UU 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.