Minggu, 07 Juni 2020

Presiden Menyetujui Revisi UUD MD3 Mengenai Penambahan Kursi Pimpinan DPR Dan MPR

Presiden Menyetujui Revisi UUD MD3 Mengenai Penambahan Kursi Pimpinan DPR Dan MPR

Foto: Ilustrasi foto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Surat Presiden mengenai Revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang menjadi usulan inisiatif DPR, kini surat tersebut telah diterima oleh pimpinan DPR RI.

Ada pun yang direvisi dalam undang-undang tersebut adalah penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR.

“Sudah masuk Surat Presiden (surpres). Saya baru dapat tadi di meja saya,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Firman Soebagyo usai rapat pleno Dewan Pakar Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (14/3).

Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, surat presiden sudah masuk dari pekan lalu, jadi secara teknis presiden sudah menyetujui pembahasan revisi UUD MD3.

“Karena hari ini kita baru pulang dari dapil setelah reses, jadi mungkin saya baru dapat hari ini. Yang saya dengar itu sekitar seminggu yang lalu (suratnya sampai),” jelasnya.

Kemudian, Surat presiden itu akan dibawa sekaligus di bacakan dalam sidang Paripurna setelah masa reses anggota dewan.

Menurutnya, materi revisi UUD MD3 secara substansi sudah rampung, tinggal mengikuti mekanisme pengesahan UUD di DPR.

“Nah, nanti di Bamus (Badan Musyawarah) akan diputuskan siapa yang akan ditugaskan untuk memutuskan pada tingkat I. Tapi belum ditentukan,” terangnya.

Patut diketahui, salah poin penting persoalan revisi UUD MD3 adalah penambahan kursi pimpinan DPR dan MPR yang akan diisi oleh perwakilan dari Fraksi PDI-P sebagai pemenang pemilu. (JM)

Related posts

1 Comment

  1. zainal

    HaduUuuhhh Makin kacau dah DPR… yang sekarang aja ngga ada kemajuan,, gimana ada ketua DPR lagi ya.. apalagi yang di usulkan dari Pihak PDIP..

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.