Rabu, 01 Desember 2021

Salju Terjang Timur Laut AS, Kehidupan Lumpuh

Salju Terjang Timur Laut AS, Kehidupan Lumpuh

Dengan latar Times Square, seorang pria berjalan kaki di Jalan West 59th, Manhattan, New York, AS, yang bersalju pada Selasa (14/3). (Andrew Kelly/Reuters)

New York, Swamedium.com — Badai salju menyapu region dengan populasi yang besar di timur laut Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/3). Akibatnya, perekonomian lumpuh, pesawat-pesawat terbang batal mengudara, dan sekolah-sekolah libur.

Banner Iklan Swamedium

Sekitar 50 juta orang dari Pennsylvania hingga Maine menghadapi nor’easter–badai atau angin yang bertiup dari timur laut–yang kencang dan terus menerus. Angin itu tidak seperti biasanya, datang terlambat pada musim dingin ini menurut layanan cuaca nasional (NWS). Anjuran resmi agar tetap berada di rumah pun beredar.

NWS memperkirakan salju di sebagian wilayah di region timur laut AS (yang dikenal sebagai New England) dapat mencapai 60 cm pada Rabu (15/3) pagi. Ramalan kondisi badai salju terburuk di New England.

Warga Kota New York telah diperingatkan akan dampak badai salju. Layanan kereta bawah tanah yang berada di atas tanah dihentikan serta layanan komuter Metro-North menuju pinggiran kota ditutup pada siang hari. Layanan kereta api menuju Boston dan Albany pun dihentikan.

Gubernur negara bagian New York, New Jersey, Pennsylvania, dan Virginia mengumumkan keadaan darurat.

“Ini adalah kota hantu,” kata Ali Naji (33), seorang warga yang memiliki toko di lingkungan Fort Greene, Brooklyn.

Sementara itu, di lingkungan Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, Lisa Luna (36) dan temannya berjalan kaki. Mereka lapar dan mau sarapan. “Kami belum bersiap-siap untuk badai salju ini dan belum pergi berbelanja. Aku hanya mau (roti) bagel,” katanya.

Lalu lintas udara kacau
Beberapa maskapai penerbangan membatalkan sekitar 5.900 penerbangan di seluruh AS berdasarkan data dari FlightAware.com.

Maskapai penerbangan AS membatalkan semua penerbangan memasuki tiga bandara di New York, yaitu Newark, LaGuardia, dan bandara internasional John F. Kennedy.

Delta Air Lines membatalkan 800 penerbangan di New York, Boston, dan bandara-bandara di region timur laut pada Selasa.

Kehidupan lumpuh
Sekolah-sekolah negeri di Kota New York–sistem sekolah terbesar di AS–meliburkan kegiatan belajar-mengajar pada Selasa. Begitu pula sekolah-sekolah di Distrik Columbia Washington, Boston, Philadelphia, dan utara New Jersey.

Perusahaan listrik bekerja untuk memulihkan energi puluhan ribu rumah dan tempat bisnis yang padam akibat badai salju.

Lembaga-lembaga federal di Washington baru buka tiga jam lebih telat daripada hari-hari biasanya.

Michael Pattison (65), seorang guru matematika, mengunjungi monumen-monumen dan museum. “Cuaca ini tidak akan menghentikan kita,” katanya sambil menepukkan tangannya yang bersarung tangan. “Tentu tidak,” sorak sejumlah muridnya di belakang.

Di sekitarnya, puluhan pohon ceri yang baru bermekaran, sebagai objek wisata dan lambang musim semi di Ibu Kota, telah terbungkus oleh es.

Badai salju itu datang pada akhir musim dingin yang ringan di Pantai Timur, dengan hujan salju yang di bawah normal. (ais)

Sumber: Reuters

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita