Sabtu, 26 September 2020

Salju Terjang Timur Laut AS, Kehidupan Lumpuh

Salju Terjang Timur Laut AS, Kehidupan Lumpuh

Dengan latar Times Square, seorang pria berjalan kaki di Jalan West 59th, Manhattan, New York, AS, yang bersalju pada Selasa (14/3). (Andrew Kelly/Reuters)

New York, Swamedium.com — Badai salju menyapu region dengan populasi yang besar di timur laut Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/3). Akibatnya, perekonomian lumpuh, pesawat-pesawat terbang batal mengudara, dan sekolah-sekolah libur.

Sekitar 50 juta orang dari Pennsylvania hingga Maine menghadapi nor’easter–badai atau angin yang bertiup dari timur laut–yang kencang dan terus menerus. Angin itu tidak seperti biasanya, datang terlambat pada musim dingin ini menurut layanan cuaca nasional (NWS). Anjuran resmi agar tetap berada di rumah pun beredar.

NWS memperkirakan salju di sebagian wilayah di region timur laut AS (yang dikenal sebagai New England) dapat mencapai 60 cm pada Rabu (15/3) pagi. Ramalan kondisi badai salju terburuk di New England.

Warga Kota New York telah diperingatkan akan dampak badai salju. Layanan kereta bawah tanah yang berada di atas tanah dihentikan serta layanan komuter Metro-North menuju pinggiran kota ditutup pada siang hari. Layanan kereta api menuju Boston dan Albany pun dihentikan.

Gubernur negara bagian New York, New Jersey, Pennsylvania, dan Virginia mengumumkan keadaan darurat.

“Ini adalah kota hantu,” kata Ali Naji (33), seorang warga yang memiliki toko di lingkungan Fort Greene, Brooklyn.

Sementara itu, di lingkungan Bedford-Stuyvesant, Brooklyn, Lisa Luna (36) dan temannya berjalan kaki. Mereka lapar dan mau sarapan. “Kami belum bersiap-siap untuk badai salju ini dan belum pergi berbelanja. Aku hanya mau (roti) bagel,” katanya.

Lalu lintas udara kacau
Beberapa maskapai penerbangan membatalkan sekitar 5.900 penerbangan di seluruh AS berdasarkan data dari FlightAware.com.

Maskapai penerbangan AS membatalkan semua penerbangan memasuki tiga bandara di New York, yaitu Newark, LaGuardia, dan bandara internasional John F. Kennedy.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.