Selasa, 15 September 2020

Gamawan Akui Terima Dana 1 Miliar, Itu Pinjaman Biaya Pengobatan

Gamawan Akui Terima Dana 1 Miliar, Itu Pinjaman Biaya Pengobatan

Foto: Sidang perkara persidangan e-KTP. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Mantan Menteri Dalam Negri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengakui pernah menerima uang dari pengusaha bernama Afdal Noverman, namun Gamawan menyebutkan uang yang diterimanya bukan berasal dari kasus proyek pengadaan e-KTP.

Uang itu disebut Gamawan sebagai pinjaman untuk biaya operasi kanker di Singapura.

“Saya waktu itu pinjam uang. Saya kehabisan uang karena obatnya sangat mahal,” kata Gamawan dalam sidang kasus e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kemayoran Jakarta Pusat, Kamis (16/3).

Gamawan memaparkan, uang tersebut adalah hasil meminjam uang sebesar Rp 1 Miliar yang diperuntukkan biaya pengobatan dan pinjaman tersebut sudah dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Gamawan juga mengatakan, dirinya tidak mengetahui kalau terjadi penggelembungan dana proyek pengadaan e-KTP, yang telah merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Dirinya pun mengaku hanya meminta laporan proses lelang termasuk pelaksanaan pengadaan.

Ia menambahkan, bahwa dia tak pernah mendengarkan laporan masuk adanya penggelembungan anggaran dana dari laporan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan ketua panitia pengadaan.

“Saya tidak tahu tentang itu. Saya tanya tender, yang tender ini baru dibilang Rp5,9 triliun. Ya saya tanda tangan. Saya minta pengawasan oleh BPKP, KPK, Polri, kejaksaan,” ujar Gamawan. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.