Kamis, 24 September 2020

Petani Kelapa Pangandaran Ingin Sejahtera Tanpa Riba

Petani Kelapa Pangandaran Ingin Sejahtera Tanpa Riba

 

Jakarta, Swamedium.com – Empat lembaga umat bergandengan tangan membantu para petani kelapa di Parigi, Pangandaran, Jawa Barat untuk membebaskan mereka dari jeratan utang rentenir sekaligus meningkatkan kesejahteraannya. Keempat lembaga itu adalah Koperasi Mitra Malabar, Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pengandaran (KPMKP) dan Lembaga Amil Zakat Al-Azhar (LAZ Al-Azhar).

Nota kesepahaman (MOU) antara Koperasi Mitra Malabar, DPKLTS, Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran, dan LAZ Al-Azhar yang ditandatangani pada 15 Maret 2017 itu tentang Penguatan Keuangan dan Kelembagaan KPMK Pangandaran dalam rangka program pengentasan riba yang menjerat para petani kelapa di Parigi Pangandaran. Mereka juga akan menyelenggarakan pelatihan agroforestri kelapa berbasis zero waste untuk anggota Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran yang didukung oleh Kementerian KLH dan Kementerian Koperasi & UKM pada 15 – 16 Maret 2017.

Ketua Swadaya Petani Indonesia Eep S. Maqdir mengatakan MOU ini adalah rangkaian dari kegiatan pengelolaan perkebunan kelapa secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir. Awal mulanya adalah ketika sekelompok pengolah kelapa berniat meningkatkan kapasitas produksi industri pengolahan kelapa, ternyata terkendala dengan persoalan ketersediaan bahan baku kelapa, sehingga ratusan petani kelapa di Pangandaran terjerat gadai secara dzalim selama bertahun-tahun.

“Utang mereka selama bertahun-tahun tidak dapat dilunasi kepada rentenir, karena pohon kelapa mereka sampai ke hasil panennya juga dikuasai rentenir. Akibatnya mereka tidak dapat mengangsur pinjaman.” jelas pria yang biasa dipanggil Kang Eep ini kepada Swamedia.

Hal itulah, lanjut dia, yang mendorong sekelompok petani dan pengolah kelapa mendirikan koperasi dengan tujuan untuk membebaskan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Diawali oleh Koperasi Mitra Malabar, DPKLTS, dan Swadaya Petani Indonesia, maka berdirilah Koperasi Produsen Mitra Kelapa Pangandaran pada Desember 2016.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.