Kamis, 04 Juni 2020

Sidang e-KTP, Gamawan Fauzi Tidak Tahu Uang Proyek Menguap Begitu Besar

Sidang e-KTP, Gamawan Fauzi Tidak Tahu Uang Proyek Menguap Begitu Besar

Foto: Gamawan Fauzi tidak tahu proyek pengadaan e-KTP menguap begitu besar. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik, Kamis (16/3) menghadirkan mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Gamawan hadir sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, Gamawan menyebutkan tidak tahu jika dana proyek pengadaan E-KTP itu menguap begitu besar.

“Saya tidak tahu jika ada mark up dalam proyek tersebut. Tidak ada yang janggal dalam proyek KTP Elektronik karena BPK sudah memeriksa tiga kali,” kata Gamawan saat member kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Penerima Bung Hatta Award itu juga menyebutkan ide E-KTP bukan berasal dari dirinya saat menjabat Menteri Dalam Negeri. Ide itu sudah ada sejak Menteri Dalam Negeri sebelumnya. Dia hanya melanjutkan proyek itu sesuai amanat undang-undang.

Selain itu, sebelum proyek diluncurkan Dia juga sudah mempresentasikan ke KPK. “Hadir saat presentasi itu Ketua KPK Busyro Muqoddas.”

Tentang nama-namanya disebut sebagai ikut menerima uang proyek E-KTP, mantan Gubernur Sumatera Barat itu membantahnya dengan tegas. Dari nama-nama penerima uang proyek E-KTP, Gamawan Fauzi ditulis menerima 4,5 juta US Dolar atau sekitar Rp 59 miliar

“Satu rupiah pun saya tidak pernah menerima uang KTP Elektronik. Kalau saya mengkhianati bangsa dengan menerima uang maka saya mohon didoakan oleh rakyat Indonesia agar dikutuk oleh Allah SWT,” kata Gamawan. (JM/d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.