Senin, 21 September 2020

Gunung Etna Meletus, Tiada Korban Tewas

Gunung Etna Meletus, Tiada Korban Tewas

Tampilan satelit Gunung Etna saat meletus Kamis (16/3). (esa.int)

Palermo, Swamedium.com — Tim BBC dan sejumlah turis terluka saat terjebak insiden meletusnya Gunung Etna di Pulau Sisilia, Italia, Kamis (16/3).

Gunung berapi (vulkan) tertinggi di Eropa itu meletus kencang. Biasanya, peristiwa seperti itu menewaskan orang-orang di sekitar.

Lava pijar bercampur uap mengalir; menyebabkan letusan besar. Orang-orang dihujani oleh batu mendidih dan uap.

“Banyak yang terluka – sebagian kepalanya terluka, ada yang terbakar, tersayat, dan memar,” cuit Rebecca Morelle, reporter BBC yang berada di lokasi saat kejadian itu, pada akun Twitter-nya.

Ia mengatakan, seorang pemandu mengalami dislokasi bahu; dan seorang wanita berusia 78 tahun saat itu sangat dekat dengan letusan, tetapi berhasil diselamatkan.

Rebecca melaporkan, seorang vulkanolog di tempat kejadian menyatakan kepadanya bahwa itu merupakan insiden paling berbahaya yang pernah ia alami dalam kariernya selama 30 tahun.

“Semua tim BBC baik-baik saja – sebagian tersayat/memar dan terbakar. … ini sangat menakutkan,” lanjutnya. “Diulangi lagi – kami semua baik-baik saja – orang-orang dievakuasi dari gunung oleh tim penyelamat andal.”

Jaket rekan Rebecca Morelle, Rachel Price, seorang juru kamera wanita BBC News terbakar. (@NewsCamerawoman)

Reporter BBC itu memperkirakan sekitar 8 orang terluka. Sementara itu, laporan terkini oleh Reuters menyebut 10 orang terluka akibat letusan Gunung Etna yang magmanya mengalir di permukaan bersalju.

Pejabat Italia menyatakan, enam orang dievakuasi ke rumah sakit, tidak ada yang dalam kondisi serius.

Gunung Etna merupakan satu dari vulkan-vulkan di dunia yang masih sangat aktif. Oleh sebab itu, para ilmuwan menelitinya, bahkan turis-turis pun berdatangan untuk menyaksikan “pertunjukan” apinya.

Biarpun begitu, jika Anda seorang reporter, datanglah dengan tim ilmuwan yang berpengalaman; jika Anda seorang turis, berkunjunglah bersama pemandu yang sudah paham akan tanda-tanda bahaya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.