Rabu, 23 September 2020

Ekonomi Berjamaah Jadi Solusi Menggeser Kapitalis

Ekonomi Berjamaah Jadi Solusi Menggeser Kapitalis

Jakarta. Swamedium.com – Majelis Taklim Wirausaha meminta cendekiawan muslim dan mengajak umat Islam bekerja sama membangun pondasi ekonomi bangsa yang saat ini dikuasai oleh sekelompok pemilik modal menjadi berpihak pada umat.

Kekuatan ekonomi umat itu diyakini berhasil bila membangunnya secara bersama-sama atau berjamaah.

“Cara melawan para raksasa itu dengan berjamaah. Dari berjamah kita bisa mengalahkan pemilik modal yang tidak berpihak ke umat Islam. Asalkan, kita berkomitmen satu sama lain untuk menghadapi korporasi karena potensi umat harus disatukan dan disalurkan,” ungkap Valentino Dinsi, Pendiri Majelis Taklim Wirausaha dalam acara Milad ke-3 Majelis Taklim Wirausaha.

Acara milad yang bertempat di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan itu diisi dengan beragam bazar produk makanan dan minuman halal, fesyen hingga kosmetik.

Wahyu, salah satu pedagang yang datang ke acara tersebut mengaku ingin belajar berwirausaha dari Majelis Taklim Wirausaha.

”Saya sengaja datang untuk belajar lebih dalam mengenai pengelolaan usaha kelontong di masjid tempat saya tinggal,” katanya.

Valentino yang juga dikenal sebagai penulis buku populer “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian” ini menggugah para cendikiawan muslim untuk bergerak membangun pondasi ekonomi bangsa, khususnya ekonomi umat Islam di Indonesia.

Dia menjelaskan fungsi masjid juga akan dikembalikan, tidak hanya sebagai tempat beribadah tetapi juga sebagai pusat ekonomi.

Valentino berharap Majelis Taklim Wirausaha dapat menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi umat dan sebagai wadah untuk membuka dan menghubungkan setiap usaha-usaha masjid yang masih bergerak sendiri-sendiri.

“Majelis Taklim Wirausaha telah membuat jaringan 3000 masjid dan menargetkan 100.000 masjid sebagai jaringan yang akan menghubungkan tiap-tiap masjid untuk menjalin hubungan bisnis satu sama lainnya,” ujar dia.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.