Selasa, 15 September 2020

Ini Tanggapan KPK Soal Pesan Setya Novanto ke Eks Dirjen Dukcapil

Ini Tanggapan KPK Soal Pesan Setya Novanto ke Eks Dirjen Dukcapil

Foto: Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung KPK, Jumat (17/3). (Jamal/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Mantan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman menyebutkan, dirinya sempat diminta oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto untuk mengaku tidak mengenalnya bila diperiksa penyidik KPK.

Hal itu diungkapkan Irman saat memberikan sanggahan pada sidang perkaranya di Pengadilan Tipikor Jakarta kemarin malam.

Menanggapi fakta tersebut, juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyebutkan, pihaknya pasti akan memperhatikan fakta tersebut.

“Semua fakta-fakta persidangan baik itu keterangan saksi dan terdakwa tentu akan menjadi perhatian kami,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Namun, ketika ditanya apakah Setnov bisa dikenakan Pasal menghalang-halangi proses penyidik karena arahan tersebut. Febri menjawab, belum bisa memastikan.

“Kami tidak bisa berandai-andai akan hal tersebut,” jelasnya.

Sanggahan Irman sendiri diberikan saat menanggapi keterangan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Diah Anggraini. Diah yang saat itu bersaksi menyebutkan, bahwa Diah mendapatkan pesan dari Setnov saat bertemu pada acara pelantikan Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada tahun 2013.
Namun, menurut Irman pernyataan Diah tersebut tidaklah benar.

“Dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan) bu Diah bilang kalo pesan itu diminta pada tahun 2013 tetapi saya terimanya dari Prof Zudan pada tahun 2014,” tutur Irman.

Irman pun menegaskan, bahwa pesan tersebut disampaikan Zudan pada tahun 2014 ketika mantan Pejabat Pembuat Komitmen proyek e-KTP, Sugiharto menjadi tersangka.

“Prof Zudan bilang ke saya bahwa ada pesan mendesak agar saya kalo diperiksa penyidik KPK mengaku tidak mengenal Setya Novanto,” tuturnya.

Mendengar keterangan tersebut, Ketua Majelis Hakim John Halasan Butarbutar yang menangani proses persidangan menyebutkan, sebetulnya tidak ada perbedaan signifikan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.