Sabtu, 19 September 2020

Terancam Hukuman Mati, Tujuh Pengedar Narkotika Dibekuk BNNP Jatim

Terancam Hukuman Mati, Tujuh Pengedar Narkotika Dibekuk BNNP Jatim

Foto: Terancam Hukuman Mati, Tujuh Pengedar Narkotika Dibekuk BNNP Jatim. (Ari /swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Tujuh tersangka pengedar narkotika di Jatim dibekuk BNNP (Badan Narkotika Nasional Propinsi) Jatim. Para tersangka tersebut dibekuk dalam tiga kasus yang diungkap.

Untuk kasus pertama diamankan tersangka BA (37), warga Kampung Sruni, Nusa Tenggara Barat.

“Tersangka ditangkap pada saat melewati pemeriksaan X-Ray terminal satu Bandara Internasional Juanda. Dari tersangka diamankan sabu seberat 115 gram,” terang Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Fathurrahman saat ditemui dikantornya, Jumat (17/3).

Dalam penangkapan tersangka, kata mantan Kapolresta Malang ini diamankan barang bukti sabu seberat 115 gram.

Sedangkan kasus kedua, kata Fathurrahman diungkap jaringan pengedar yang dikendalikan dari lapas Pamekasan Madura.

”Dalam pengungkapan tersebut diamankan tujuh tersangka antara lain HA (20) warga Dukuh Kupang, A (39) dan AW (45) warga Banyu Urip. Serta dua perempuan inisial ST (37) dan TI (29) warga Banyu Urip. Kami amankan sabu seberat 584 gram,” lanjutnya.

Dan untuk pengungkapan kasus ketiga, Fathurrahman mengatakan pihaknya mengamankan tersangka berinisial NT (31) warga Banyuwangi yang menyimpan ganja di dalam kaleng biskuit.

“Dari tersangka kami dapatkan ganja seberat 671 gram. Tersangka kami tangkap saat mengambil paketan di Banyuwangi,” jelasnya.

Untuk pasal yang dijeratkan, kata Fathurrahman, karena berat barang bukti diatas 100 gram, penyidik akan menjeratnya dengan pasal 114(2) dengan ancaman maksimal hukuman mati. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.