Sabtu, 12 September 2020

Tim Indonesia Berkompetisi di Shell Eco-Marathon Asia 2017

Tim Indonesia Berkompetisi di Shell Eco-Marathon Asia 2017

Foto: Tim Indonesia Berkompetisi di Shell Eco-Marathon Asia 2017. (autocar)

Jakarta, Swamedium.com – Festival Make the Future Singapore ini adalah kompetisi tahunan yang menantang masing-masing tim untuk merancang, membuat dan mengendarai mobil yang paling efisien dalam penggunaan energi.

Pembukaan festival ini juga menandai pembukaan Shell Eco-marathon Asia yang untuk pertama kalinya diadakan di Singapura.

Sekitar 120 tim mahasiswa dari 20 negara akan berkompetisi dalam salah satu dari dua kategori: Prototype; kendaraan futuristik dan sangat aerodinamis, dan UrbanConcept; kendaraan yang sangat ekonomis, yang menyerupai mobil yang ada saat ini.

Para mahasiswa akan berkompetisi di tiga kategori yang berbeda berdasarkan sumber energi pilihan mereka masing-masing: Internal Combustion Engine (ICE), bensin, solar, etanol (biofuel), bahan bakar Gas to Liquid (GTL) yang terbuat dari gas alam, Compressed Natural Gas (CNG), bahan bakar sel hidrogen, dan daya listrik baterai.

Kompetisi inovasi mahasiswa yang kedelapan ini menyambut kedatangan peserta baru dari Selandia Baru untuk pertama kalinya dalam kegiatan ini.

Salah satu tim Indonesia dari Institut Teknologi Nasional Malang, yaitu tim U.A.R.T G-UV dengan mobil UrbanConcept, merupakan satu-satunya tim Indonesia yang dipimpin oleh seorang mahasiswi.

“Kami merasa bangga bisa berkontribusi membuat mobil bersistem hibrida yang aman sesuai standar internasional, dan juga irit,” ujar Annisatul Karimah wewakili timnya.

“Sebagai mahasiswa teknik mesin, kontribusi kami terhadap masalah pemanasan global dan efek rumah kaca dapat secara nyata dilihat di sini. Terpikir juga bagaimana prestasi ini bisa terus kami pertahankan, dan salurkan ke adik-adik kami nanti,” lanjutnya seperti yang dikutip autocarindonesia.

Sementara Iqbal Taufiqurrahman dari tim Antawirya, Universitas Diponegoro yang berhasil mencapai hasil 128km/ltr pada percobaan pertama mengatakan bahwa mereka sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi kompetisi ini karena medan yang berbeda daripada tahun lalu.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.