Selasa, 22 September 2020

Jawaban Ridwan Kamil ke Jonru: Jangan Bawa Politik Pilkada Jakarta ke Daerah

Jawaban Ridwan Kamil ke Jonru: Jangan Bawa Politik Pilkada Jakarta ke Daerah

Foto: Foto: Ridwan Kamil meminta ke Jonru tidak membawa persoalan politik pilkada Jakarta ke daerah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com—Gayung bersambut. Surat terbuka Jonru ke Walikota Bandung Ridwan Kamil langsung ditanggapi. Tanggapan ditulis di fanpage Ridwan Kamil dengan like 2.820.991 akun.

Berikut kutipannya:

Jawaban untuk Bung Jonru dkk,

isu politik pilkada jakarta janganlah dibawa-bawa ke politik daerah. Karena politik lokal itu kontekstual bukan generalis. Isu dan koalisi di daerah satu berbeda dengan daerah lain.

Di bawah ini adalah buktinya. ada belasan daerah lainnya yg melakukan hal yg sama. itu kira-kira jawaban saya untuk surat terbukanya. Jawaban yang panjangnya ada di posting saya sebelumnya. Hatur Nuhun.

Sebelumnya, Ridwan Kamil di akun fanpagenya juga menulis panjang lebar soal pilihan politiknya dengan Nasdem, bukan dengan PKS dan Gerindra, dua partai yang mengusungnya saat maju jadi Walikota Bandung.

“Kenapa dengan partai ini atuh. Kenapa tidak dengan partai2 terdahulu? karena partai2 terdahulu, sudah dikomunikasikan, namun belum ada jawaban. belum pasti juga mau. dan masing-masing punya jadwal dan prosedur sendiri yang harus dihormati. Boro geer gede rasa pasti didukung, apek teh ternyata teu jadi?,” tulis RK di akunnya.

“Setiap pilihan situasi politik selalu ada yang suka juga tidak suka. Saya sudah melaluinya di tahun 2013. Setengah pertemanan saya balik kanan karena saya maju pilwalkot didukung partai. Sedih? iya. Tapi saat itu dilalui saja prosesnya dengan ikhlas. Dan dibuktikan dengan bekerja dengan maksimal saat terpilih jadi walikota. Sebagian pertemanan itu tidak balik lagi,” lanjutnya.

Baca Juga:
Kecewa Ridwan Kamil Gandeng Nasdem, Jonru Kirim Surat Terbuka

Soal banyaknya orang yang mem-bully, ini jawaban RK

“Jadi jika sekarang ada yang bully, “saya akan jadi pembenci akang sekarang”, “maaf saya unfollow” , “bye kang RK” dkk itu sudah takdiran berpolitik. Tidak akan baper. Karena politik adalah cara memperjuangkan nilai dan cita-cita. Dan dalam prosesnya tidaklah akan pernah, sampai kapanpun, menyenangkan semua orang. Tinggal karya dan pengabdian yang akan menjawab semua itu.” (d)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.