Jumat, 25 September 2020

Unggah Status Hoax, Saiful Mujani Dilaporkan ke Bawaslu

Unggah Status Hoax, Saiful Mujani Dilaporkan ke Bawaslu

Foto: Foto: Saiful Mujani dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta oleh Tim Advokasi Anies-Sandi karena lakukan kampanye hitam. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pemimpin lembaga konsultan politik Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, Senin (20/3) dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI. Pelaporan itu terkait cuitan Saiful Mujani di akun twitter @saiful_mujani.

Dalam akunnya, Saiful Mujani, pada Sabtu (19/3) menggunggah surat kontrak politik dengan nama dan tandatangan pasangan calon nomor 3 Anies-Sandi.

Dalam surat kontrak politik tersebut tertulis, “Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menyatakan siap memimpin DKI Jakarta dengan nilai-nilai syariat Islam dan mendengarkan nasihat para Mufassir dan Ulama”.

Dari penelusuran dan klarifikasi, surat tersebut hoax. Tandatangan di nama Paslon Nomor 3 itu adalah palsu.

Anggota Tim Advokasi Anies-Sandi, Amir Hamzah di kantor Bawaslo DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara menegaskan lagi tanda tangan di dalam foto yang diunggah oleh akun itu merupakan tanda tangan palsu.

“Sebagai orang yang paham politik, seharusnya dapat lebih tanggap mengenai hal tersebut, karena surat kontrak tersebut bukan tanda tangan asli Anies-Sandi,” kata Amir memberi alasan dilaporkannya Saiful Mujani ke Bawaslu.

Sebagai konsultan politik, Saiful Mujani dinilai Tim Anies-Sandi sudah melakukan kampanye hitam ke pasangan Cagub dan Cawagub Anies-Sandi. (d)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.