Senin, 06 Juli 2020

Bisnis Hotel Syariah Magnit di Industri Perhotelan

Bisnis Hotel Syariah Magnit di Industri Perhotelan

Memang sesuai paradigma bisnis konvensional, diakuinya tidak ada yang salah dalam cara-caranya berbisnis. Namun Riyanto bertekad mencari harta dengan cara tidak melanggar aturan agama Islam yang dipeluknya.

Awalnya, keluarga dan karyawan khawatir perubahan bisnis itu akan membuat pendapatan perusahaan merosot. Bahkan, bisnis hotelnya dikhawatirkan ambruk. Tapi, dia berkeyakinan perubahan konsep bisnis itu akan berhasil. Makanan sampah (Junk food) yang dijual restoran waralaba asing saja, bila dicitrakan bagus harganya bisa mahal, apalagi ajaran Islam yang baik.

Segmen pasar hotel syariah adalah tamu yang datang untuk tujuan istirahat atau urusan bisnis, yang membutuhkan tempat yang bersih, nyaman dan aman.Dengan menjadi hotel syariah, ayah empat anak ini juga membuktikan kalau pelanggannya justru bertambah lebih banyak. Pelanggan Hotel Sofyan tak hanya orang Islam, orang lokal, bahkan orang asing.

Menurut Sofyan, tantangan bisnis hotel syariah, benang merahnya sama dengan yang konvensional, yaitu pelayanan atau akomodasi. Meski syariah, pelayanan yang bagus tetap menjadi tuntutan konsumen.

Bukan Pertama

Hotel Sofyan sebenarnya bukan hotel syariah pertama di Indonesia. Tahun 1994, ungkapnya, di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, sudah ada satu hotel kecil yang menerapkan prinsip syariah. Bedanya, hotel itu tidak go public, sementara Hotel Sofyan, hotel syariah pertama yang mencatatkan saham di bursa.

Hotel Sofyan berdiri sekitar tahun 1970 di daerah Menteng dan Gondangdia, Cikini Jakarta. Tahap awal dimulai dengan 20 kamar tidur. Hotel tersebut masih dikelola secara konvensional. Bahkan, Hotel Sofyan saat itu memiliki citra kurang baik, disebut hotel “esek-esek.”

Perubahan konsep hotel terjadi setelah Riyanto Sofyan mengelola hotel itu. Tahun 1981, seusai Riyanto Sofyan meraih gelar teknik komputer di University Of Miami, AS, sang ayah yang sedang sakit keras memaksanya pulang untuk mengelola hotel. Padahal, dia saat itu sudah mendapatkan pekerjaan di AS yang gajinya lumayan besar.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.