Jumat, 02 Oktober 2020

Din Syamsuddin Tidak Setuju Negara Mengatur Ceramah Agama Islam

Din Syamsuddin Tidak Setuju Negara Mengatur Ceramah Agama Islam

Foto: Din Syamsuddin. (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menegaskan bahwa dirinya menolak dan tidak setuju dengan aturan pedoman ceramah yang rencananya akan dikeluarkan oleh Kementrian Agama.

“Tidak bijak saja, saya termasuk yang tidak setuju,” ujar Din Syamsuddin di kantor MUI Pusat, Jakarta seperti dilansir oleh Republika, Selasa (21/3).

Menurut Din, seharusnya negara tidak perlu ikut campur mengatur persoalan ceramah agama, apalagi jika aturan tersebut hanya ditujukan kepada agama Islam saja.

“Janganlah negara mengatur-ngatur yang seperti itu. Apalagi kalau tidak berkeadilan, hanya menyangkut agama Islam saja. Bisa menimbulkan sensitifitas. Mengapa penceramah-penceramah agama lain nggak diurus? Itu kemudian menimbulkan Suudzon, ada apa pemerintah ini,” tanya Din.

Dirinya menjelaskan bahwa pedoman ceramah itu udah ada dalam Al-Qur’an dan Hadits, para Ulama sudah mengetahuinya.

“Para Khotib sudah punya pedoman ceramahnya sendiri. Pedoman dakwah, tabligh, ceramah agama itu adalah Al-Qur’an dan Hadits,” jelas Din.

Seperti diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) sedang menyusun pedoman bersama ceramah di rumah ibadah terutama ceramah agama Islam yang disampaikan para ulama. Pedoman itu berisi aturan tentang materi yang boleh dan tidak boleh disampaikan penceramah agama di rumah ibadah. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.