Minggu, 20 September 2020

Divisi Humas Polri: Penculikan Anak Dikaitkan dengan Gelandangan, Kabar Hoax

Divisi Humas Polri: Penculikan Anak Dikaitkan dengan Gelandangan, Kabar Hoax

Foto: Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com– Meruyaknya berita hoaks yang beredar di media sosial mengenai kasus penculikan anak yang diduga dilakukan oleh gelandangan atau penderita gangguan jiwa, membuat sejumlah masyarakat melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap para gelandangan dan penderita gangguan jiwa yang ditemuinya.

Kejadian pemukulan atau main hakim sendiri sempat terjadi di wilayah Surabaya, Madura dan Bandung kepada para gelandangan atau penderita gangguan jiwa.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengharapkan masyarakat bijak menggunakan media sosial.

“Kita berharap agar masyarakat bijak menggunakan media sosial. Yang kami dapat informasi seperti itu harus dikaji, harus dipikir bahwa ini benar atau tidak. Kalau benar salurkan dengan memberitahukan ke Polri. Kalau tidak benar jangan diposting yang akan berakibat dimanfaatkan orang untuk menjadi sebuah pembenaran,” ujarnya saat ditemui swamedium.com di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/3).

Menurut Martinus, informasi yang disebar secara masif bisa membentuk persepsi publik yang berakibat munculnya persepsi.

“Informasi yang disebar sebelum diteliti dulu bisa munculkan persepsi dari sebuah kebenaran yang akhirnya kita mengikuti kebenaran itu dan langsung melakukan tindakan main hakim sendiri,” imbuhnya.

Kombes Pol Martinus juga mengimbau kepada setiap aparatur baik di kelurahan atau di kecamatan untuk menindak gelandangan yang berkeliaran agar dibawa ke dinas sosial setempat untuk dibina.

“Kami mengimbau aparatur di kelurahan dan kecamatan bisa menindak para gelandangan untuk diberikan arahan atau diberdayakan,” ucapnya

Selain itu, Martinus juga meminta masyarakat agar tetap menjaga kewaspadaan di lingkungannya.

“Penting menjaga untuk menjaga kewaspadaan dan ketertiban di sekitar wilayah kita. Jangan gampang main hakim sendiri yang bisa berakibat ke diri kita sendiri,” tutupnya. (Yog/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.