Rabu, 30 September 2020

Kampanye Disambut Bendera Kuning, Begini Reaksi Djarot

Kampanye Disambut Bendera Kuning, Begini Reaksi Djarot

Foto: Bendera kuning terpasang satu tiang dengan bendera PDIP saat Cawagub DKI Djarot berkampanye di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Kampanye calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/3), disambut bendera kuning. Bendera yang biasanya sebagai tanda kematian itu terpasang sepanjang jalan menuju lokasi Djarot berkampanye.

Menurut Djarot, keberadaan bendera tersebut tak mengganggu aktivitas kampanyenya. Dia juga tak menganggap bendera kuning pertanda kematian, yang secara tidak langsung dianggap sebagai simbol penolakan.

“Enggak apa-apa, bendera aja kok. Kalau bendera kan malah gampang, malah enak disambut baik, warna kuning itu baik. Kuning itu tanda kemakmuran,” kata Djarot di lokasi seperti dikutip tribunislam.

Sementara itu, Kepala Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Roycke Langie mengatakan memang ada warga meninggal di kawasan itu.

“Memang ada warga yang meninggal di situ. Namun lokasinya agak jauh dari lokasi kampanye Djarot,” ungkapnya.

Roycke mengatakan keberadaan bendera-bendera itu dikhawatirkan memberi asumsi negatif berbagai pihak.

“Maka kita turunkan supaya tidak ada persepsi lain,” ujar Roycke.

Roycke tidak tahu pasti alasan dibalik pemasangan bendera kuning itu. Dia juga membantah bahwa itu adalah upaya penolakan dari warga. Roycke mengatakan hal paling penting adalah kampanye Djarot di sana berjalan lancar.

“Namanya politik kan bisa bisa saja, yang penting kan kegiatan itu sendiri tidak terganggu,” ujar Roycke. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.