Monday, 14 October 2019

Kemenperin Ajak Pengusaha Fesyen Hijab Tampil di “Muslim Fashion Festival”

Kemenperin Ajak Pengusaha Fesyen Hijab Tampil di “Muslim Fashion Festival”

Jakarta, Swamedium.com –Kementerian Perindustrian RI mengajak pengusaha industri kecil dan menengah (IKM) fesyen muslim untuk berpartisipasi di ajang “Muslim Fashion Festival” yang akan berlangsung pada 6-9 April 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Kemenperin dalam pengumumannya menyatakan IKM fesyen muslim yang bisa jadi peserta harus punya izin usaha, punya merek (brand) sendiri, produksi sendiri, belum pernah dapat bantuan pemerintah dan modelnya up to date.

Company profile-nya boleh diemail ke nurkomariyah.siti@gmail.com, termasuk foto produk-produknya, selambat-lambatnya pada tanggal 22 Maret pukul 09.00 wib (besok pagi),” tulisnya.

Seperti diketahui, Fesyen Indonesia, termasuk fesyen muslim saat ini masih menjadi andalan untuk mengangkat citra Nusantara di mata dunia. Bahkan, Indonesia telah memancangkan tahun 2020 sebagai pusat mode fesyen hijab dunia.

Tahun lalu, dari 750 ribu industri kecil dan menengah (IKM) sandang yang ada di Indonesia, 30 persennya merupakan industri fesyen muslim. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian terus memacu penumbuhan wirausaha baru IKM fesyen muslim sampai ke pelosok daerah. Upaya yang telah dilakukan, antara lain melalui program bimbingan teknik, dampingan tenaga ahli, serta bantuan mesin dan peralatan.

Beberapa waktu lalu,Ketua Umum IPEMI Ingrid Kansil mengatakan, perkembangan industri busana muslim di tanah air mulai marak di kota-kota besar di pulau Jawa sejak tahun 1990-an, namun booming-nya baru dirasakan pada tahun 1995.

“Sejak saat itulah, semakin banyak perempuan Indonesia yang berbusana muslim, bahkan busana khas ini telah menyebar ke berbagai perkantoran, hotel berbintang, sekolah-sekolah, hingga pasar modern dan tradisional,” ujarnya.

Menurut Ingrid,Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu pusat mode dunia, khususnya untuk busana muslim karena memiliki sumber daya kreatif dan warisan budaya melimpah. “Jika pelaku IKM kita mampu mengangkat keunikan dari produknya, maka sudah dapat dipastikan kelak Indonesia dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan mode di dunia,” tuturnya. (maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.