Jumat, 29 Mei 2020

Muncul Soal Ujian Provokatif, DPRD Jatim Tuntut Sanksi Tegas Pembuatnya

Muncul Soal Ujian Provokatif, DPRD Jatim Tuntut Sanksi Tegas Pembuatnya

Foto: soal ujian bernada provokatif yang berpotensi mengancam harmonisasi umat beragama. (ist)

Surabaya, Swamedium.com– DPRD Jatim mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi dan memberi sanksi tegas kepada tim pembuat soal Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) yang memunculkan soal provokatif dan mengarah merusak persatuan umat beragama. Apalagi soal tersebut menjadi viral di media sosial (medsos).

Sekedar diketahui, dalam soal USBN mata pelajaran PPKN yang ditemukan di salah satu madrasah di Lamongan ditemukan disalah satu soal menyebutkan kalau ada sweeping oleh sekelompok umat Islam terhadap umat Nasrani yang sedang melakukan perayaan natal.

”Ini jelas tujuannya untuk menimbulkan disharmonisasi antara umat Islam dan Nasrani. Ini masalah sensitif. Soal itu menggambarkan seolah-olah umat Islam brutal dan suka melakukan anarkis,” jelasnya.

Sulidaim berharap dengan sanksi tegas tentunya akan menjadi pelajaran bagi pemerintah agar ke depannya berhati-hati membuat materi soal yang akan diajarkan kepada siswa.

”Jangan sampai siswa sekolah diracuni soal provokatif ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Jatim Saiful Rahman mengaku pihaknya tak bisa intervensi atas munculnya soal ujian itu.

”Yang membuat soal itu dari Direktorat Jenderal (Dirjen) GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Kemendiknas. Dirjen GTK tersebut bekerja sama dengan LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan). Itu hak prerogratif mereka,” jelas pria yang juga mantan Kabandiklat Jatim ini. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.