Senin, 01 Juni 2020

Pembahasan RUU Pertembakauan, Bisa Menggadaikan Masa Depan Generasi Bangsa.

Pembahasan RUU Pertembakauan, Bisa Menggadaikan Masa Depan Generasi Bangsa.

Foto: Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Terkait Surat Presiden (Surpres) yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada DPR RI mengenai pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pertembakauan.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta kepada presiden agar segara membantalkan rencana pembahasan RUU tentang pertembakauan.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, dikeluarkan Surpres tersebut merupakan antiklimaks dari pemerintah. Karena sebelumnya pemerintah telah menyatakan menolak melakukan pembahasan RUU Pertembakauan dengan DPR.

“Bahwa Presiden telah berbuat tidak konsisten baik secara prosedural dan atau secara substansi. Sebab dengan mengeluarkan surpres dimaksud secara politis Presiden telah mengingkari komitmennya terhadap Nawa Cita, untuk mengedepankan kesehatan, kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (22/3).

Tulus berpendapat, Jika presiden yakni dalam hal ini sebagai pemerintah mendukung pembahasan RUU pertembakauan, hal itu berarti pemerintah telah terperangkap dalam jebakan industri rokok besar.

“Inisiator RUU Pertembakauan adalah industri rokok asing! Sebab RUU Pertembakauan misi utamanya adalah untuk meningkatkan produksi rokok sebesar-besarnya. Dan sasarannya adalah anak-anak dan remaja,” jelas tulus.

Terakhir ia menambahkan, dengan dikeluarkan Surpres ia menilai, presiden sama saja mempunyai niatan mengadaikan masa depan anak-anak dan remaja Indonesia demi kepentingan kapitalisme industri rokok. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.