Kamis, 24 September 2020

Perjanjian Fidusia Lindungi Pembeli Kendaraan Dari Ancaman Penarikan Paksa

Perjanjian Fidusia Lindungi Pembeli Kendaraan Dari Ancaman Penarikan Paksa

Jakarta, Swamedium.com – Perusahaan leasing atau pembiayaan tidak bisa semena-mena menarik kendaraan bermotor milik konsumen yang cicilannya macet. Bila kendaraan Anda akan ditarik oleh leasing, mintalah surat perjanjian fidusia dan sebelum ada suratnya jangan izinkan debt collector membawa kendaraan Anda.

Menurut Undang-undang No 42 Tahun 1999, fidusia adalah suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tetapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan. Fidusia umumnya dimasukkan dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor. Debitur yang membayar biaya jaminan fidusia tersebut. Sedangkan Pihak leasing wajib mendaftarkan setiap transaksi kredit di depan notaris atas perjanjian fidusia ini.

Perjanjian fidusia ini melindungi aset konsumen, sehingga leasing tidak bisa serta merta menarik kendaraan yang  cicilannya macet. Dengan perjanjian fidusia, alur yang seharusnya terjadi adalah pihak leasing melaporkan ke pengadilan.

Selanjutnya, kasus kredit macet itu akan disidangkan dan pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan untuk menyita kendaraan. Kendaraan yang disita itu akan dilelang oleh pengadilan dan hasil penjualannya untuk membayar utang kredit Anda ke perusahaan leasing. Jika masih ada sisa, itu menjadi hak dari debitur/konsumen.

“Benar, dengan perjanjian fidusia itu, debt collector tidak bisa sembarangan menarik kendaraan yang cicilannya macet,” kata Dita oktaviani, pengacara muda, alumni UGM itu saat dimintai pendapatnya terkait hukum fidusia. Tentu saja, cerita miris soal debt collector yang main paksa mengambil kendaraan yang kreditnya macet itu tidak akan terjadi bila konsumen paham hukum dan perusahaan leasing taat hukum.

Saat akad kredit, konsumen harus memastikan ada perjanjian fidusia ini. Dan jika bermasalah,  kendaraan anda akan ditarik leasing, mintalah surat perjanjian fidusianya. Sebelum ada surat fidusia tersebut jangan bolehkan penagih membawa kendaraan anda. Bila penagih ternyata membawa sepucuk surat fidusia palsu, silakan anda membawanya ke jalur hukum, maka pihak leasing akan didenda minimal Rp1,5 milyar.

Pages: 1 2

Related posts

2 Comments

  1. Anonim

    Selamat pagi..
    Jika kendaraannta sudah terlanjur di tarik oleh dept collector
    Langkah apa yg harus saya lakukan..soalnya pihak leasing minta biaya penarikan 10jutaan

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.