Kamis, 24 September 2020

Belajar Sukses Kaya Dari Warga Tionghoa

Belajar Sukses Kaya Dari Warga Tionghoa

Jakarta, Swamedium – Harus diakui bahwa banyak orang China di Indonesia sukses di dunia bisnis maupun karir. Banyak sisi positif yang bisa orang pribumi pelajari dari cara-cara orang keturunan Tionghoa ini dalam menjemput rejeki, sehingga mereka bisa mencapai kesuksesan secara finansial.

Kesuksesan warga keturunan ini bukan hanya isapan jempol. Majalah Forbes yang rutin setiap tahun melakukan pemeringkatan terhadap orang-orang terkaya di dunia maupun Indonesia, baru-baru ini kembali merilis Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia. Tahukah anda, dari 10 Orang Terkaya tersebut, 8 diantaranya adalah warga keturunan China. Siapa saja mereka?

  1. R. Budi Hartono (warga keturunan China).Pemilik Grup Djarum. Kekayaan US$9 miliar atau Rp119 triliun.
  2. Michael Hartono (warga keturunan China). Pemilik Grup Djarum. Kekayaan US$8,9 miliar atau Rp118 triliun.
  3. Sri Pakash Lohia, (warga keturunan India).Pemilik Indorama. Kekayaan US$5,4 miliar atau Rp71,9 triliun.
  4. Chairul Tanjung (WNI).Pemilik CT Corp.Kekayaan US$4,6 miliar atau Rp61,2 triliun
  5. Tahir (warga keturunan China).Pemilik Grup Mayapada.Kekayaan US$2,8 miliar atau Rp37,2 triliun.
  6. Murdaya Poo (warga keturunan China).Pemilik JI Expo Kemayorann dan Central Cipta Murdaya Group.Kekayaan US$2,1 miliar atau Rp27,9 triliun.
  7. Theodore Rachmat (warga keturunan China).Pemilik Adaro Group.Kekayaan US$1,9 miliar atau Rp25,3 triliun.
  8. Mochtar Riady (warga keturunan China).Pemilik Grup Lippo. Kekayaan US$1,9 miliar atau Rp25,3 triliun.
  9. Prajogo Pangestu (warga keturunan China).  Pemilik Grup Barito Pacific. Kekayaan US$1,8 miliar atau Rp23,9 triliun
  10. Peter Sondakh (warga keturunan China).Pemilik Grup Rajawali. Kekayaan US$1,7 miliar atau Rp22,6 triliun.

Melihat Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia tersebut semakin memperjelas bahwa kesenjangan ekonomi antara pribumi dan non pribumi memang luar biasa besar. Tetapi, jika kita mau bersikap fair, tentu kita juga harus mawas diri, mengapa mereka bisa lebih sukses daripada penduduk asli.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.