Senin, 06 Desember 2021

KPK Bantah Kesaksian Miryam

KPK Bantah Kesaksian Miryam

Foto: Gedung Antirasuah. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini tidak ada penekanan yang dilakukan oleh tim penyidik terhadap anggota Komisi II DPR RI 2009-2014 dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani saat proses penyidikan.

Banner Iklan Swamedium

“Kami yakin penekanan itu tidak terjadi, kami profesional dan akan kami buktikan dalam persidangan minggu depan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Kamis (23/3).

Sebelumnya dalam sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi e_KTP di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk dua terdakwa mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Dukcapil Kemendagri Sugiharto, Miryam mengaku ditekan penyidik.

“BAP (Berita Acara Pemeriksaan) isinya tidak benar semua karena saya diancam sama penyidik tiga orang, diancam pakai kata-kata. Jadi waktu itu dipanggil tiga orang penyidik,” kata Miryam sambil menangis ketika persidangan Kamis (23/3) kemarin.

Baca Juga:
Saksi Kasus e-KTP Mengaku Mendapat Tekanan Oleh KPK

Dalam persidangan, Saksi Miryam mengaku ditekan oleh tiga orang penyidik. Miryam pun menyebut dua nama dari tiga penyidik KPK.

“Satu namaya Pak Novel, Pak Damanik, satunya saya lupa. Baru duduk sudah ngomong, ibu tahun 2010 mestinya saya sudah tangkap, kata Pak Novel begitu. Saya takut. Saya ditekan, tertekan sekali waktu saya diperiksa,” ungkap Miryam.

Atas keterangan itu, jaksa penuntut umum KPK akan menghadirkan video rekaman pemeriksaan di KPK pada persidangan pekan depan.

“Pencabutan BAP dalam proses persidangan dengan alasan ada penekanan dari penyidik itu, majelis hakim sudah meyampaikan dan JPU juga akan menunjukan video dalam proses penyidikan sehingga hakim bisa menilai apa benar dalam proses penyidikan dari saksi apakah ada penekanan atau tidak dan hakim sudah meminta yang bersangkutan untuk hadir dalam sidang selanjutnya,” ungkap Alexander.

Meski belum melihat rekaman video tersebut, namun Alex yakin tidak ada penekanan terhadap saksi dalam bentuk apapun.

“Tentu majelis hakim yang menyimpulkan dari keterangan tadi kalau dia ditekan atau tidak oleh penyidik dan apakah cukup berasalan saksi itu mencabut keterangannya,” tambah Alexander.

Dan meski Miryam mencabut keterangannya, menurut Alexander, KPK tidak menggantungkan penyidikan kepada satu orang saksi.

“Nanti akan dibuktikan dalam proses persidangan dan pembuktian, selain itu kita tidak hanya berpegang pada keterangan satu saksi, saksi-saksi yang lain masih banyak yang akan dihadirkan oleh JPU. Kalau hanya satu saksi, JPU tidak berani melakukan dakwaan atau memasukkan para pihak ketika alat buktinya hanya satu orang saksi,” tegas Alexander. (Antara/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita