Minggu, 07 Juni 2020

Saksi Kasus e-KTP Mengaku Mendapat Tekanan Oleh KPK

Saksi Kasus e-KTP Mengaku Mendapat Tekanan Oleh KPK

Foto: Saksi kasus e-KTP Miryam S Haryani mengaku mendapat tekanan oleh KPK. (ist)

Jakarta, Swamedium.com– Hakim Anggota Franky Tambuwun yang menanggani perkara persidangan kasus korupsi e-KTP, mengaku tidak percaya atas pengakuan mantan anggota DPR RI komisi II Miryam S Hariyani.

Sebelumnya, Politikus Hanura itu mengaku mendapatkan tekanan dari penyidik KPK ketika saat menjalani pemeriksaan di KPK.

“Masa anggota dewan yang terhormat ditekan. Jujur saja ini menyangkut uang banyak orang. Uang rakyat,” ujar Hakim Franky saat memeriksa Miryam selaku saksi persidangan dengan terdakwa dua mantan Pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (23/3).

Miryam pun bersikukuh pada keterangannya bahwa semua yang ada di Berita acara perkara (BAP) itu tidak benar.

“Jadi waktu itu saya dipanggil tiga orang penyidik, ada pak Novel, Pak Damanik, satu lagi lupa, baru saja duduk, langsung ngomong gini, ibu sebenarnya dari tahun 2010 seharusnya sudah kami tangkap,” dalih Miryam.

Dalam berkas dakwaan KPK Miryam saat menjadi anggota Komisi II DPR disebut sebagai pihak yang meminta uang kepada Irman untuk kemudian dibagi-bagikan kepada seluruh anggota Komisi II DPR. Namun semua dibantah oleh Miryam. (JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.