Rabu, 23 September 2020

Ketua DPP Organda Korwil II: Ojek Online Jangan Angkut Orang

Ketua DPP Organda Korwil II: Ojek Online Jangan Angkut Orang

Salah satu unjuk rasa yang dilakukan para pengemudi ojek online. (foto: ist)

Jakarta, Swamedium.com– Kemenhub menyerahkan regulasi mengenai keberadaan ojek online pada masing-masing Pemda. Namun Organda menilai, ojek online tetap tidak bisa dijadikan angkutan umum.

“Kepada pemerintah, khusus roda dua, tidak bisa diserahkan ke Pemda, sangat sensitif. Selain faktor keselamatan. Tapi ojek online bisa diakomodir untuk kirim barang, kirim makanan, bukan untuk angkutan orang,” ujar Ketua DPP Organda Korwil II untuk Wilayah DKI, Jawa Barat dan Banten, Safruhan Sinungan, dalam diskusi Polemik Radio Sindo Trijaya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3).

Safruhan mengatakan, kendaraan roda dua sangat rawan jika digunakan sebagai angkutan umum. Menurutnya, unsur keselamatan dan kenyamanan bagi penumpang kendaraan roda dua tidak terpenuhi. Apalagi angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor sangat tinggi.

Baca Juga:
Kisruh Transportasi Online, Menhub Beri Waktu 3 Bulan Transisi Aturan PM 32/2016

Sementara itu pihaknya mendukung penerapan Peraturan Menteri (PM) 32 yang mengatur transportasi online. Semua pihak diminta untuk menaati regulasi yang dibuat Kemenhub. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.