Senin, 25 Mei 2020

MUI Pastikan Berita Pemecatan Ahmad Ishomuddin Adalah Benar

MUI Pastikan Berita Pemecatan Ahmad Ishomuddin Adalah Benar

Foto: MUI mengakui sudah memecat Ahmad Ishomuddin, saksi meringankan Ahok. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Saadi, mengatakan bahwa lembaganya telah memecat Ahmad Ishomuddin dari struktur kepengurusan.

Ishomuddin dicopot karena dinilai tidak sejalan dengan keputusan MUI dalam menyikapi kasus penistaan agama yang menjadikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai terdakwa. Ishomuddin pada sidang lanjutan ke 15 yang berlangsung Selasa (21/3) menjadi saksi meringankan terdakwa Ahok.

“Berkaitan dengan berita tentang pemberhentian saudara Ishomuddin dari kepengurusan MUI, dengan ini kami sampaikan bahwa berita tersebut benar,” kata Zainut lewat keterangannya seperti yang dikutip Antara, Jumat (24/3).

Pemberhentian itu, kata dia, berdasarkan keputusan Rapat Pimpinan MUI pada Selasa tanggal 21 Maret 2017.

Baca Juga:
Dinilai Tak Sejalan dengan MUI dan Bela Ahok, Ahmad Ishomuddin Dicopot dari MUI dan PBNU

Zainut mengatakan pemberhentian Ishomuddin, yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sebagai pengurus MUI bukan semata karena menjadi saksi ahli kasus penistaan agama, tetapi juga karena ketidakaktifannya selama menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa di MUI.

Dia mengatakan secara berkala Dewan Pimpinan MUI melakukan evaluasi kepengurusan untuk memastikan semua anggota pengurus MUI agar dapat melaksanakan amanat dan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya.

Evaluasi tersebut, lanjut Zainut, berlaku untuk semua pengurus, bukan hanya terhadap Ishomuddin saja. Kriteria ketidakaktifan itu dinilai dari kehadiran dalam rapat-rapat dan kegiatan MUI lainnya.

“Terhadap Pak Ishomuddin, pemberhentian beliau sebagai pengurus selain karena tidak aktif juga karena melanggar disiplin organisasi. Demikian semoga bisa memberikan penjelasan,” pungkasnya. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.