Minggu, 31 Mei 2020

‘Earth Hour’, 7000 Kota di Dunia Padamkan Listrik

‘Earth Hour’, 7000 Kota di Dunia Padamkan Listrik

New York, Swamedium.com – Warga dan pengelola bangunan di 7.000 kota di dunia memadamkan listrik pada pukul 20.30 waktu lokal masing-masing, pada Sabtu (25/3) untuk memperingati ‘Earth Hour’ ke-10.

Gerakan peduli perubahan iklim tersebut melibatkan pemadaman listrik selama satu jam di 7.000 kota di 172 negara, pada 20.30 waktu lokal, untuk menegaskan perlunya semua orang bertindak memitigasi dampak perubahan iklim, dan juga menghemat beberapa megawatt listrik.

Di antara bangunan yang ikut terlibat dalam gerakan tersebut di Australia adalah Gedung Opera House di Sydney, Jembatan Harbour, Taman Luna, dan Sydney Tower Eye.

Secara internasional, beberapa di antara bangunan yang turut terlibat adalah gedung pencakar langit tertinggi di dunia Burj Khalifa di Dubai, menara jam Big Ben dan gedung parlemen di London, Koloseum di Roma, Masjid Biru di Istanbul, Eiffel Tower di Prancis, Lapangan Merah di Moskow, dan Piramida di Mesir.

Panitia ‘Earth Hour’ mengatakan bahwa mereka tidak menghitung hasil penghematan energi dari aksi tersebut. Namun demikian, World Wildlife Fund (WWF) mengatakan bahwa satu dari empat warga Australia turut sukarela mematikan lampu pada jam tersebut.

‘Earth Hour’ adalah inisiatif yang dimulai di Australia pada 2007 sebagai sebuah gerakan oleh lembaga pecinta lingkungan WWF Australia untuk menghentikan emisi karbon dioksida yang dianggap sebagai penyebab naiknya suhu planet bumi.

WWF mengatakan bahwa ‘Earth Hour’ telah berkontribusi pada berbagai inisiatif terkait lingkungan hidup, di antaranya adalah penetapan taman laut seluas 3,4 juta hektar di Argentina pada 2013, penanaman hutam di Uganda, dan kebijakan larangan plastik di Pulau Galapagos, demikian Reuters melaporkan. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.